Tafsir Waktu
ujar aku dengan perasaan sedikit cemas.
"Hem.. mungkin, kalau kau tidak terbunuh! berhati-hatilah." katanya seperti ingin membuatku takut dengan tugas pertamaku ini.
Sempat kesal karena aku tidak diberitahu jelas tentang tugasku ini, tapi mau bagaimana lagi aku sudah terlanjur menyetujui ini semua. Kuputar tahun pada arloji yang kukenakan, jemariku sangat berhati-hati memutar tahun ke tahun hingga angka terakhir sampai di akhir 99, berhenti di 304.899. Lalu kutekan tombol yang berwarna hitam disebelah putaran tahun dan lorong waktu pun terbuka, aku melangkahkan kakiku ini pertama kalinya aku melewati waktu sendirian, dan aku pun tidak sadarkan diri.
Bab Populer