Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

“Dia tidak menghentikan waktu secara global. Dia hanya memutar balik hukum sebab-akibat dalam radius lima meter di sekitarnya.” "Kau cerdas, seperti yang diharapkan dari seorang reinkarnator," Septimus mendekati Kaelan. "Berikan pada kami ingatanmu tentang masa depan yang kau jalani. Dengan data itu, Ordo kami bisa mencegah Void tanpa harus merusak alur waktu." "Ingatanku bukan untuk dijual, Septimus," Kaelan menatap pria itu dengan pandangan yang membuat Septimus sedikit ragu. "Dan kau membuat satu kesalahan besar."
580 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
Mantanku, Kakak Iparku

Mantanku, Kakak Iparku

“Gue pernah bilang gitu sama elo.” “Nasehatin orang emang gampang, Ver. Tapi belom tentu lo bisa nasehatin diri lo sendiri,” kata Deo dengan nada rendah. “Sekarang kita tidur, udah malem banget ini.” Veren menunduk memandang ponselnya yang saat itu menunjukkan pukul setengah dua dini hari. *** Seperti yang pernah Deo katakan sebelumnya, waktu dua tahun akan berlalu dengan cepat jika tidak dihitung-hitung.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
Jodoh Tenggat Waktu

Jodoh Tenggat Waktu

Bagaspati 'mingkem' karena Aluna berteriak keras sekali sampai kedua matanya seperti mau keluar. "Nonton aja deh ..." cicit Bagaspati menunjuk layar dimana Doktor Strange sedang bertarung dengan musuh utama. Ada banyak ilmu yang Doctor Strange lakukan termasuk memutar ulang waktu kembali ke masa lalu. Waktu adalah unit kehidupan yang paling penting. Aluna menyadarinya. Dan sekarang dia memikirkan ucapan Bagaspati. Menurut adik iparnya ini, usia adalah sesuatu yang ada tetapi tidak perlu dipikirkan.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Namun di saat yang bersamaan ketika Aida ingin bangun Allahu Akbar Allahu Akbar. Adzan terdengar di telinga Aida dari handphone yang berada di dalam tasnya. "Lama juga ya aku menghabiskan waktuku?" saat Aida berdoa tadi dia tak menyangka kalau memang dia sudah hampir se-jam duduk di hamparan sajadahnya. Karena sekarang sudah masuk waktu maghrib, tak ada keinginan Aida untuk menunda waktunya beribadah. Dia pun berdiri lagi untuk menegakkan pilar agamanya.
967.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai doa mengulang waktu
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Baca Semua Ulasan
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Seperti tubuh manusia yang dibatu oleh sesuatu. “Ini tempat pusat kutukan,” ujar Darma. “Jam itu... adalah simbol waktu yang berhenti. Kalau kita ingin keluar dari sini, kita harus membuat waktu berjalan kembali.” “Bagaimana caranya?” tanya Ayuna. “Dengan memutar ulang takdir,” jawab sebuah suara dari belakang mereka.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
Diary Langit

Diary Langit

cerita tuan Kusuma sambil menatap putri kesayangannya. “Oh ya?” kata Luna sambil membulatkan mata tak percaya. “Iya sayang, kami harus berada dalam keheningan, khusyuk berdoa yang dilakukan di jam-jam yang sudah ditentukan. Setelah doa pagi, mulailah kami belajar. Ada juga waktu melakukan ibadat siang, malam dan ibadat penutup. Waktu untuk doa pribadi juga ada. Pokoknya di sana semua segala teratur dengan jadwal yang sangat ketat. Selain waktu ibadat dan belajar, ada juga waktu mengembangkan bakat, bekerja membersihkan asrama, dan banyak lagi yang kami lakukan," kata pak Kusuma yang membuat Luna terpaku mendengar semua cerita itu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
Dinikahi Putra Kiai

Dinikahi Putra Kiai

” “Oalah, jadi berdo’a itu ada waktunya, ya?” "Ada. Seperti keterangan yang sudah dijelaskan ketika kita masih di bangku ibtida’ dulu.” “Kenapa aku tidak ingat, ya?” “Sudah-sudah, kamu sholat dulu, habis ini jika ada waktu kita bisa bicarakan mengenai waktu istijabah untuk berdo’a.”
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
JODOH TAK TEPAT WAKTU

JODOH TAK TEPAT WAKTU

Waktu terus berjalan. Musim berganti. Detak jarum jam terus berputar pada porosnya. Detik dan menit yang berlalu seakan menjadi penghitung mundur sisa kehidupan. Sebab itulah, manusia berlomba mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat. Hal-hal yang membahagiakan.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 763 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikahi Dokter Kaya Misterius

Mendadak Menikahi Dokter Kaya Misterius

"Mencari keponakanmu saja kau menggunakan syarat." Andra langsung berbalik dan memasuki mobilnya. Sambil menyalakan mesin mobilnya laki-laki itu melihat jam tangannya. Waktu Maghrib sudah masuk setengah jam yang lalu, ia harus menunaikan kewajibannya terhadap Tuhan terlebih dahulu sebelum kehabisan waktu. Jangan hanya shalat saat ada waktu luang, tapi luangkan waktu kita untuk shalat, itu kata Dinda padanya.
9.86.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
KURIR CINTA

KURIR CINTA

pintanya memohon pada Ode “Iya iya. Ya udah, buruan mandi. Katanya kamu mau hadiri acara pembukaan OSPEK di kampus. Sebagai panitia harus cepat datang lebih awal dong. Masak jam segini masih di kos?” “Loh, sekarang jam berapa?” tanya Dido panik sembari meraih HP untuk melihat jam. “Sudah mau jam 7,” sahut Ode. “Wah, gawat, telat nih. Kalau gini nanti bisa gantian Maba yang hukum panitia,” jelasnya dan tanpa buang waktu lagi Dido langsung lari ke kamar mandi. Waktunya tinggal lima belas menit menuju pukul tujuh pagi. Ia sendiri khawatir apakah akan bisa tiba tepat waktu atau tidak. Biasanya ia yang sering menghukum mahasiswa baru yang datang terlambat. Tapi kali ini keadaan bisa saja berubah,
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai doa mengulang waktu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status