Pembalasan Untuk Pengkhianat
"Ya, aku juga nggak bisa salat, jadi kita cocok dong! Mana mungkin aku keberatan."
"Kamu nggak bisa juga? Yah, Julian. Aku butuh imam, bukan cuma kawan hidup."
"Apa bedanya? Ros. Iman dan kawan hidup?" Julian bertanya dengan nada heran.
"Imam bagiku, dia yang mengayomi dan membimbingku menuju jannahnya. Bisa jadi guru, dan kawan berbagi segalanya."
"Rosa, itu ribet. Yang pentingkan aku akan jadi suami setia untuk kamu! Tidak akan menduakan kamu."