Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan
Dokter itu terkekeh, lalu membalas, "Kamu keterlaluan, Mahesa. Kalau tentang perempuan saja, kamu nomor satu. Siapa dia?"
Mahesa dan Damaira terlihat malu-malu, membuat sang dokter mengambil kesimpulan.
"Dasar anak muda, aku paham. Aku juga pernah muda," dokter itu menggoda Mahesa.
"Ah, dokter bisa saja, doakan yang terbaik untuk kami."
Dokter itu menepuk bahu Mahesa, lalu berkata, "Aku sudah tidak sabar menunggu undanganmu. Aku pikir kamu akan menjadi duda lapuk."
Hot Chapters