Terjebak Cinta Kakak Tiri
suara Jasmin akhirnya memecah hening, “apa aku benar-benar butuh kamu… atau aku cuma takut sendirian.”
Reyan mengernyit pelan. “Kalau kamu cuma takut sendirian, kamu nggak akan berani marah sama aku. Kamu nggak akan nyuruh aku pergi waktu kamu merasa disakiti. Orang yang cuma takut sendirian akan menerima apa saja, bahkan yang menyakitinya, asalkan dia nggak ditinggal.”
Jasmin menunduk. Kata-kata itu terasa mengena, tapi ia tak ingin mengakuinya terlalu cepat. “Mungkin kamu benar,” gumamnya. “Tapi itu nggak membuat rasa takut ini hilang.”