2'20
Dia berdiri seorang diri di balkon apartemen itu, air matanya terus menetes hingga bahunya bergetar hebat karena menahan emosinya sendiri, kaleng minuman yang sudah kosong perlahan hancur di dalam genggamannya.
Baik Citra maupun Putra sangat ingin menemani gadis itu manangis, namun Arta menahannya. “Sepertinya dia bukan tipe orang yang suka menangis di depan orang lain, jadi jangan mengganggunya, beri dia waktu untuk menenangkan dirinya sendiri.” Dan kedua orang itu akhirnya menuruti saran Arta.
Tak lama setelahnya, Cuna hanya kembali tanpa menegur ketiga rekan barunya itu. Lalu menghampiri Jane dan menemahi gadis yang masih tak sadarkan diri itu, sampai dia terbangun.
Bab Populer