Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Get Me Loose

Get Me Loose

“Awalnya saya memang keberatan, sangat. Tapi setelah dipikir enggak ada salahnya untuk dicoba.” “Kenapa berubah pikiran?” “Kenapa enggak boleh berubah pikiran?” Anselio terkekeh ringan. “Kamu daripada susah payah menolak, kenapa enggak coba untuk menerima dulu?” “Saya...enggak bisa.” “Alasannya?” Azalea menggenggam gelas kopinya erat sejenak sebelum memberanikan diri untuk menoleh pada Anselio.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
Jangan Mencintaiku

Jangan Mencintaiku

"Anu, Mexsi mau pesan apa?" "Terserah, yang penting jangan terlalu manis," ucap Mexsi menengok ke arahnya lalu membocorkan cermin kembali. Dito hanya bisa mengangguk, setelah keluar dari sana ia mulai memaki. "Sialan! Siapa tuh namanya, Mis En! Kenapa gak sekalian aja dikasih hurup 'D' biar End sekalian. Kirain jadi Manajer artis itu enak, ternyata gak jauh beda dari seorang pembantu," kata Dito memekik sendiri, sampai orang yang berada disekitarnya membocorkan dirinya.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
Love Me

Love Me

Adit tidak pernah menolak apa yang ia minta. "Iy,Adit tau ma. Karena masih dua bulan lagi dan undangan juga belum disebar,jadi Adit minta waktu untuk berfikir lagi. Adit tidak mau keputusan Adit ini akan Adit sesali nanti." Adit berusaha memberikan pengertian kepada ibunya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
I'M DONE WITH YOU!

I'M DONE WITH YOU!

Sedikit saja. Pria itu terlihat mengulum bibirnya kesal, "Terserah!" Mendengar hal tersebut, Kinara langsung mendorong kursi rodanya dengan tergesa-gesa. Ia tak mau membuat suaminya marah lagi. Dengan gerakan lambat, ia mulai mengambil gelas dan berusaha menuangkan air panas untuk menyeduh teh. Namun nahas, air panas tersebut malah mengenai tangan putihnya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
I Know It's Not Easy

I Know It's Not Easy

Naveah mendengkus kesal. "Lihatlah make up mu sekarang jadi tidak beraturan seperti ini, siapa yang meminta mu mengusap kening mu dengan kasar" Lee Kwon tersenyum licik melihat Naveah yang terlihat kesal. "Kalau kamu masih ingin di sini, diam dan kembali ke kursi mu" ancam Naveah pada Lee Kwon sembari memperbaiki make up nya. Lee Kwon terdiam mendengar ancaman Naveah, pria itu tidak berbicara apa-apa dan kembali ke kursinya sembari mengetik sesuatu melalui ponselnya.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
YOU COMPLETED ME

YOU COMPLETED ME

tanya Malik simpati. “Dia selamat meski harus melakukan operasi di beberapa bagian tubuhnya. Tapi secara umum keadaannya cukup baik. Hanya saja …” Doni menghentikan kalimatnya. “Ada apa, Don?” Malik semakin penasaran. “Benturan di kepalanya membuat ingatannya bermasalah. Ketika sadar tadi, yang selalu ditanyakan adalah ….” Lagi-lagi Doni memutus kalimatnya.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Yuki menggelengkan kepala “Doni?.” “Kami kangen mama.” Barry mengerutkan keningnya “bukankah mama bersama kalian semalam?.” Doni menggelengkan kepala “kami tidur di tempat bunda karena mama meminta bunda merawat kami.” Barry semakin bingung dengan perkataan Doni lalu bunyi klakson di belakang membuat Barry terdiam dan tidak bertanya lagi, Barry salah jika bertanya pada Doni karena pastinya tidak tahu apa – apa. Tiba – tiba perasaan Barry tidak enak setelah mendengar perkataan Doni, Barry harus segera sampai rumah agar bisa menghubungi Amel. Keadaan rumah yang cukup sepi membuat Barry bertanya – tanya dan tidak ada perubahan sama sekali dengan keadaan rumah, asisten rumah tangga yang melihat
1067.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
Let Me Go

Let Me Go

“Freya Amelia, will you marry me?” Kata-kata itu terus berputar di benakku dari semalam hingga pagi ini. Bahkan aku tidak bisa tidur karena memikirkan itu terus menerus. Jika kalian berpikir aku menerimanya, ya memang akhirnya mulutku berkata “Yes, I will”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
DONT CALL ME DADDY!!!

DONT CALL ME DADDY!!!

Dengan cermat, aku membuka kertas yang telah terlipat rapi itu, dan mataku langsung tertuju pada catatan yang tertera dengan pena warna merah. Di tengah-tengah daftar belanja yang seharusnya berisi barang-barang pokok, ada dua barang yang menonjol: majalah fashion terbaru dan es krim cokelat. Aku menggeleng-gelengkan kepala dengan sedikit kesal. "Dasar, dia selalu menyisipkan hal-hal tidak penting di daftar belanjaku," gumamku dalam hati sambil mengernyitkan dahi. "Dia memang selalu membuat kakaknya sendiri kerepotan."
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
Be My Friend

Be My Friend

saran Emilly. "Enggak ah, gue gak bisa bahasa Inggris," tolak Lucas. "Dynamite dari BTS aja, gimana?" saran Anne. "Nah, kalau dynamite gue setuju tuh!" sahut Lucas, membuat Emilly menatapnya sebal. "Ya lagu dynamite juga pakai bahasa Inggris, Lucas! Bukan pakai bahasa sunda!" omel Emilly, yang diomelinya hanya memasang wajah tak bersalahnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai don t make me think
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status