Dok, Please Cukup!
balas Nindy, ikut berdiri untuk mengantar kepergian Sari.
Namun sebelum benar-benar melangkah menuju pintu keluar, Sari berhenti sejenak, seperti teringat sesuatu yang sejak tadi ingin ia sampaikan namun terlupakan.
"Nindy, ada satu hal lagi," ucap Sari, menoleh kembali dengan raut wajah yang berubah serius.
"Apa itu, Sari?" tanya Nindy, menahan napas menunggu kelanjutan kalimat tersebut.