Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

tok "Terjual 150 Miliar lukisan Jendral Kang Yi kepada tuan Kang Ji Hoon" ucap pembawa acara lelang Suara tepuk tangan mengakhiri acara lelang itu, acara lelang akhirnya berakhir, Seung-min berencana mengajak Hae-rin makan malam terlebih dahulu sebelum mengantarkan pulang, namun Hae-rin menolak ia ingin segera pulang dan beristirahat.
10653 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Cintaku Berakhir Di Surat Ke-100

Cintaku Berakhir Di Surat Ke-100

Di hari reuni sekolah, sahabatku mengeluarkan sebuah kotak misteri. Di atasnya tertempel tulisan… [Ambil kutipan-kutipan bucin Anisa.] Seketika, seluruh ruangan langsung tertawa. Ada yang mendapatkan surat cinta yang kutulis untuk Karlos saat kelas 3 SMA. [Karlos tersenyum padaku hari ini. Aku ingin memberikan hari esokku juga padanya.] Yang lain mendapat surat yang kutulis saat kuliah. [Nggak apa-apa kalau dia nggak membalas pesanku. Setelah selesai sibuk, dia pasti akan mengingatku.] Namun, tak satu pun surat cinta yang kutulis untuk Karlos pernah mendapatkan balasan darinya. Selama ini, aku mengira semua surat itu sudah dibuang olehnya. Sampai akhirnya, sahabatku mengambil surat ke-99. Di
801 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Cang Aoli dan Dugu Xishan adalah orang pertama yang kehilangan kesabaran, dan keduanya dikalahkan serta tersingkir. Dengan sedikit rasa putus asa, Dugu Xishan turun dari arena pertempuran. Di arena pertempuran kuno itu, hanya tersisa sepuluh orang. “Selamat kepada kalian semua yang berhasil masuk sepuluh besar,” kata Dong Shengting sambil tersenyum. Namun, ia agak tidak senang. Lin Tian, Jun Mengchen, dan Zi Qingxuan menduduki tiga dari sepuluh posisi teratas.
9.558.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

Tuoli mengerutkan ujung bibirnya dan matanya makin sipit. Hyun Ki, yang selalu berada di tengah-tengah dan bijak, hanya bisa menikmati momen indah di The Bund. “Tuoli, ikuti saja apa perintah Henzo! Bisa jadi Hu sedang menikmati uang haramnya dan sibuk berbelanja barang kebutuhan di Jalan Nanjing yang padat.” Non-C Pro sudah kelar dalam waktu kurang dari dua jam, cepat karena program super canggih tersebut nyaris mirip dengan HF-03, hanya saja Non-C Pro cuma bisa digunakan di RRC.
9.938.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 889 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

Aku mengecek grafik penjualan hari ini, aku masih membandingkan dengan grafik minggu kemarin, ternyata ada lonjakan pesanan pantas saja kami tidak berhenti sejak tadi. Pukul sepuluh malam, para pembeli sudah mulai sepi, aku meminta mereka mulai membersihkan bagian belakang dan meminta untuk menutup pagar yang terhubung dengan pembangunan minimarket. Setelah mereka membersihkan bagian belakang, mereka mulai membersihkan bagian depan agar sisa makanan tidak bau. Mereka sudah paham aturan yang kubuat, bersihkan tempat dan juga sisa makanan yang tercecer agar besok saat buka, tidak ada aroma makanan basi.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 747 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

tanyanya kemudian. "Kalo dalam rangkaian acaranya sih, beresnya paling sampai jam tiga sorean, Mas. Tapi yaa ga tau ntar jadinya gimana. Bisa lebih cepet beres atau lebih lama. Tapi terakhir reuni dua tahun yang lalu, ya malah mundur waktunya. Harusnya selesai sore, eh taunya selesainya malam. Jadi belum tentu juga, Mas," jelasku. Suamiku itu nampak manggut-manggut. "Ya udah, ntar kamu hubungin mas kalo udah selesai. Biar mas usahain jemput pulangnya!" pintanya. Aku pun mengangguk setuju.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Ada Berondong Tua

Ada Berondong Tua

Lelaki itu kembali menawarkan. Hayu menimbang dalam keraguan. Lalu akhirnya mengambil sloki itu dan mulai mencicipi. Rasanya memang enak dan dia tahu ini keluaran merk dari perusahaan mana. "Satu lagi?" Tama kembali menawarkan. Hayu menggeleng. Lelaki itu malah mengambil untuk dirinya sendiri dan mulai menyesap minuman itu dengan pelan. "Aku mau pulang," kata Hayu. Ini sudah cukup malam dan dia ingin packing agar besok bisa lebih cepat berangkat ke bandara.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

Keesokan paginya, matahari baru naik ketika Bi Laila, Paman Jalal, dan Nawang sudah berdiri di depan bank tempat mereka pernah mengajukan pinjaman. Hari itu adalah hari yang menentukan: hari pelunasan. Bi Laila menggenggam tasnya erat, sementara Paman Jalal tampak cemberut sejak keluar rumah. “Nanti kamu setor dulu uang dari Tante Christy ke rekening Bibi. Setelah uangnya masuk, baru pelunasan bisa diproses, kata Pak Harry,” ujar Bi Laila pada Nawang.
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Duda Bar-bar

Terjerat Pesona Duda Bar-bar

Semua telah berakhir, menyisakan Nolan Mahendra yang hidup dalam bayang-bayang penyesalan abadi. * * * * TAMAT~
563 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Setelah itu, botol dan kaleng makin banyak berdatangan silih berganti. Para wartawan pun berhamburan melarikan diri. Ibu Chika merangkul putrinya dengan mengenaskan, mereka berusaha menghindari serangan yang datang bertubi-tubi bagaikan hujan dan melarikan diri layaknya tikus got. Dari balik layar, aku menikmati tontonan lelucon ini dengan perasaan puas. Yoga meneleponku, suaranya terdengar sedikit lemah yang tidak biasa. "Ada lagi yang kamu butuhin dari aku? Masukin saja ke paket perceraian, aku nggak bakal narik biaya tambahan kok."
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai donghua terbaik yang sudah tamat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status