Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Damar sadar bahwa Mela bukan lagi gadis polos yang ia tinggalkan bertahun-tahun lalu. Sebaliknya, Mela kini adalah wanita dewasa yang cerdas dan terampil. Hal yang paling mengganggunya adalah pesona baru yang dimiliki Mela. Pesona tersebut adalah aura dingin yang memancarkan kecerdasan dan bahaya. Aura ini justru secara berbahaya mengikat dirinya kembali ke perasaan lamanya yang ia kira sudah mati. Damar menyadari bahwa kini ia belum melupakan Mela seutuhnya. Masih ada perasaan yang tersimpan rapi di lubuk hati terdalamnya.
854 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as dream belle
Read
+Library
Bella & Bos Gila

Bella & Bos Gila

cicit Gavin seraya berusaha menenangkan diri. Tanpa memedulikan respon orang-orang di sekitarnya, Bella berlari dengan kecepatan penuh setelah meraih pen cutter dari atas meja untuk berjaga-jaga. Dia akan membunuh bedebah gila itu jika tidak ingin dibunuh lebih dulu. Bagaimanapun caranya Bella harus segera menghadap presiden direktur alias Marquess of Hell atau Pangeran Naberius yang kejamnya minta ampun. Kalau terlambat, durasi dia didamprat akan semakin lama. Baginya masih mending disembur pake api, gosong terus mati. Ini disembur dengan caci maki yang lukanya akan membekas seumur hidup di dalam hati. "Pulanglah dengan selamat!" seruan Gavin dari kubikelnya menjadi kalimat terakhir yang Be
1.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as dream belle
Read
+Library
Dream come true

Dream come true

Rengek Anze mendusel di dada Zeya. #Bukan hanya kamu yang tidak bisa terlelap, Nak. Mama juga# Zefanya mengusap kepala anaknya dengan rasa sayang. Menyalurkan kasih sayangnya melalui usapan. Anze mendekap pingang Mama Zeya dengan erat, menduselkan wajahnya di dada sang mama. Zefanya baru saja kehilangan pekerjaan tetapnya di Jakarta jadi dia hanya bisa menyewa kamar hotel termurah di wilayah Dallas.
9.53.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as dream belle
Read
+Library
Dream On

Dream On

Pagi itu cuaca cerah, sebuah mobil BMW masuk ke halaman sekolah, hal itu selalu menjadi perhatian semua murid yang baru datang ke sekolah. Noprina, sepupu Chandra turun dari mobil itu dan setelah pamit pada sopirnya. Dengan ceria dia berjalan ke ruang kelasnya. Noprina adalah murid kelas 1-A. Rambutnya yang hitam bergelombang berhias pita kecil menjuntai sebatas bahu. Wajahnya yang sangat cantik tersenyum ramah pada murid-murid lainnya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as dream belle
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

*** Nina mengerjap, mengusap wajahnya dengan kasar. “Ya Tuhan ... mimpi itu lagi.” Lirih sekali suara Nina dalam berucap. Iya, dirinya baru saja terbangun dari tidurnya. Bukan sungguhan ia bertemu dengan Kafta karena ternyata semua hanya mimpi indah yang terus berulang dalam tidurnya. Kafta selalu terlihat begitu nyata, tapi semua hanya ilusi semata.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as dream belle
Read
+Library
Pemilik Hati Tuan Mafia

Pemilik Hati Tuan Mafia

timpa Belle. Menggandeng tangan Albara untuk mengikutinya. “Bisa saja hanya salah lihat 'kan?” tepis Albara pasrah saat Belle terus memaksanya ikut. Mereka masuk ke dalam ruangan dan mendapati Dahlia yang sedang tertidur, Belle melepaskan genggamannya dan menghampiri Dahlia. Matanya menelisik kondisi Dahlia yang terlihat lemah. “Belle,” sapa Dahlia.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as dream belle
Read
+Library
Ke Mana Perginya Sekretaris sang CEO?

Ke Mana Perginya Sekretaris sang CEO?

Dia memimpikan Bella malam ini. Alex sebenarnya juga sudah sering mengalami mimpi buruk tentang Bella. Namun, mimpinya tentang Bella sebelumnya adalah Bella yang meminta tolong di dalam kapal pesiar yang terbakar. Bella juga terlihat terus berteriak meminta tolong sekuat tenaganya. Namun, mimpi buruknya tentang Bella kali ini sangat berbeda dari sebelumnya. Dia memimpikan Bella terbaring di atas salju ….
98.4K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as dream belle
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

jawabnya final "Baiklah, ayah tunggu dibawah" Ara segera mencari dress yang ada di lemarinya, lalu memakainya. Tak lupa juga memberikan sedikit polesan natural di wajahnya Satu kata untuk Ara, perfect. Dress berwarna navy, rambut yang digerai membuat kecantikannya bertambah berkali kali lipat Ara turun dari kamar dan terlihat ayah, mama dan Ameyra sudah duduk di sofa menunggunya
106.9K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as dream belle
Read
+Library
Wanita Dambaan Sang Billionaire

Wanita Dambaan Sang Billionaire

bisiknya Dylan terdiam sejenak, mematung, sebelum tangannya terangkat mengusap punggung Selena, mendekapnya erat. “Aku tahu, Princess. Aku tahu.” Di lantai 4 apartemen itu, tepat dari balkon kamar Selena, Lumia yang mengamati dari jendela tersenyum kecil, sementara Matthias hanya menatap mereka dalam diam, matanya sulit ditebak.
1021.5K viewsCompletedAdded to Library 602 Times as dream belle
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Deja Vu ? Bukan, itu bukan Deja vu, tapi Precognitive Dream. Aku sering mengalami Precognitive Dream. Deja Vu dan Precognitive Dream jelas berbeda, Deja vu hanyalah perasaan seolah-olah kita pernah mengalami suatu peristiwa yang nyatanya baru kita alami. Tapi, Precognitive Dream yaitu salah satu mimpi kita yang menjadi kenyataan, kita ingat pernah memimpikan suatu hal dan tanpa kita duga mimpi itu menjadi kenyataan. Coba bayangkan bagaimana menderitanya aku mengalami hal tersebut.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as dream belle
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status