Mendadak Punya Cucu
Lelaki dengan kemeja biru tua itupun berseru, menyuruh sang ART memasuki kendaraannya.
Layaknya berpacu di arena balap, Ilham mengemudi tanpa kendali. Tak peduli banyaknya umpatan dan makian yang ia dapat dari pengguna jalan lain, Ilham terabas segala yang berusaha menghalangi.
Si hitam metalik itu meluncur membelah lebarnya jalur Pantura. Melewati deretan pertokoan, hamparan persawahan, juga bentangan sungai sepanjang perjalan menuju tempat yang memungkinkan Kalila untuk datang.