Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DUDA KHILAF

DUDA KHILAF

Kata Wildan dalam keadaan mabuk. Wildan berjalan dengan tubuh sempoyongan meninggalkan meja bartender. Pikirannya yang kacau terlebih efek alkohol berkadar tinggi yang sudah dikonsumsinya membuat Wildan bahkan seolah tak sadar dengan apa yang kini dia lakukan. Dia menabrak semua orang yang ada di hadapannya. Berbicara sendirian. Tertawa sendirian. Bahkan sesekali berteriak dengan kalimat yang tak jelas.
10116.0K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as drunken
Read
+Library
Complicated

Complicated

Enggan kembali meski Tara memanggil namanya berulang kali. Farazz segera menyusul Harsa ke Shelter begitu mendapat kabar bahwa Harsa ada di sana, meski tidak suka minum alkohol Farazz tetap datang untuk menemui kawan terbaiknya. Dengan pergaulan bersama Harsa, Farazz tidak pernah menganggap dirinya munafik jika tidak satu aliran, dia hanya tidak suka rasa alkohor, pahit dan aneh. Terakhir kali Farazz minum bir dia malah mencret, dan sejak saat itu Farazz tidak pernah mau mencoba lagi. Sepontan Farazz mengelengkan kepala mendapati Harsa di sana, duduk berpangkuan dengan seorang gadis tidak jelas yang entah dari mana asalnya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as drunken
Read
+Library
Complicated

Complicated

Nyatanya bersama seseorang entah siapa, yang jelas membicarakan hal penting sekali. Wajahnya tidak terlalu jelas, efek tudung kepala yang hampir menutupi seluruh wajahnya, yang pasti lelaki. "Selesai di sini aja." Denish berkata setelah menenggak minuman yang dipesannya, dan melangkah pergi ketika mendapati satu wanita yang ingin mendekati—menggodanya. "Kau nggak seru!" celetuknya dengan sengaja.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as drunken
Read
+Library
HEAVY

HEAVY

Renata diam sambil menatap wajah Tara, berusaha membaca pikiran pria itu dari sorot matanya. "Drunk." Tara menyeringai, lalu menyodorkan gelas minumannya yang penuh terisi anggur. "Oh, oke one shoot please." Renata meraih gelas itu dari tangan Tara, kemudian menegak habis minuman dalam gelas itu. "Puas?" ujar Renata sambil meletakan gelas di atas meja dengan sedikit tekanan. "Oh, santai. Kau bisa memecahkan gelasnya." ujar Tara dengan nada mengejeknya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as drunken
Read
+Library
Penyesalan Setelah Bercerai Mantan Istri Balas Dendam

Penyesalan Setelah Bercerai Mantan Istri Balas Dendam

“Tuangkan lagi.” Suara Adrian terdengar serak. Matanya merah dipenuhi urat-urat darah, napasnya berbau alkohol. Ia terduduk lemas di sofa kulit hitam di ruang kerjanya. Kancing atas kemejanya terbuka, dasinya terlepas longgar, sementara sebotol wiski yang hampir habis tergeletak di atas meja di depannya.
271 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as drunken
Read
+Library
Driving You Crazy

Driving You Crazy

Vivian yang sedang frustrasi, memilih tak mengindahkan ucapan pria tampan yang sedang mengajaknya bicara. Tak selang lama, seorang pelayan menghidangkan satu botol vokda dengan dua gelas kosong. Detik itu, Victor langsung menyodorkan minuman pada Vivian. “Thanks,” jawab Vivian seraya menengguk vodka itu. Victor terkekeh rendah. “Sepertinya kau sedang melalui hari berat.” Vivian mengambil botol vodka, dan menuangkan ke gelas kosong. “Kau benar. Aku sedang berusaha melewati hari beratku.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as drunken
Read
+Library
Broken

Broken

Keduanya selalu bertengkar dan menjadikan siswa itu sasaran pertengkaran mereka. Siswa itu sangat benci, jika mamanya menyamainya dengan pria yang berstatus sebagai bapaknya. Pasalnya pria itu selalu saja pulang saat tengah malam dengan tubuh yang dipenuhi aroma alkohol. Pria itu juga selalu menjadikan siswa itu sebagai objek sasarannya saat ia sedang mabuk. Wajah Andre pun selalu berakhir babak belur setiap paginya, jika ia tak berhasil melarikan diri dari pria itu.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 463 Times as drunken
Read
+Library
Terjerat Hasrat Dunia Gelap

Terjerat Hasrat Dunia Gelap

Musik deep house menghentak dada, disusul asap kabut dan aroma pekat parfum, keringat, serta alkohol. Di sudut kursi bar counter, seorang pria duduk sendirian. Jas hitamnya masih rapi, meski dasi sudah dilonggarkan. Sepasang mata tajamnya menatap kosong ke arah gelas di tangan yang berisi Absinthe murni, tanpa campuran apa pun. Dengan kadar alkohol nyaris menembus batas legal. Rasa terbakar segera menjalari tenggorokan dan dadanya. Tapi ia tetap duduk tenang, tenggelam dalam dunianya sendiri.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as drunken
Read
+Library
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

Ia tak perlu melakukan banyak hal—cukup meniup bara api dan membiarkannya membesar sendiri. --- Adrian mulai sering pulang larut malam dalam kondisi mabuk. Botol-botol anggur mahal berserakan di ruang tamu apartemennya. Ia yang dulu begitu disiplin dan perfeksionis, kini tak peduli lagi pada apa pun. Dalam kesendiriannya, hanya suara detak jam dan nyanyian bisu dari televisi menyala tanpa suara yang menemaninya.
972 viewsCompletedAdded to Library 38 Times as drunken
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status