Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TRASHY

TRASHY

💔 Terimakasih sudah menyimak GodBless #staysafe
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 84 Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
Shadow Rebellion

Shadow Rebellion

Lampu merah berkedip, dan suara langkah kaki tentara mulai memenuhi lorong di belakang mereka. "Thomas, kita butuh dukungan!" teriak Alan melalui headset. "Aku di sini," jawab Thomas tenang, diikuti suara tembakan presisi dari sniper-nya yang menahan musuh. Alan bergegas menanam perangkat penghancur di pusat server. Waktu terus berjalan, dan musuh semakin mendekat. Dewi melawan dengan gerakan brutal, memanfaatkan Crimson Scythe untuk menahan pasukan.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

Aku menyodorkan gelas minumku padanya, sambil berkata, “Minum saja, kita juga sering berbagi minuman yang sama.” Dengan canggung, Sella menolak dengan alasan sedang sakit dan takut menularkanku kalau minum dari gelas yang sama. Dia pun meminta gelas yang baru. Sella bertanya balik, “Kamu nggak haus? Cuaca panas begini, kamu juga harus banyak minum.” Aku menjawab, “Aku nggak haus sekarang.” Sella mendesak lagi, “Minum sedikit saja, jangan sampai kamu juga dehidrasi sepertiku.”
3.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 127 Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
MINE

MINE

tanya Adam kembali memukul Davin. "Apa maksudmu, hah?!" Davin memukul perut Adam dengan keras, bukan hanya sekali tapi berkali-kali. Pukulan itu membuat Adam lemas dan terbatuk mengeluarkan darah. Semua orang yang berada di restoran berlarian keluar meninggalkan kekacauan itu. Bahkan Kevin dan Bram sendiri merasa kewalahan melerai Adam dan Davin yang seperti kesetanan. Kevin bahkan mendapatkan pukulan meleset dari tangan Adam.
1034.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 799 Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
Excite 17

Excite 17

Bagaimana aku bisa menghubunginya? Mulutku mengerucut. Menyesal tidak bisa ikut menikmati liburan mereka. Tapi notif dari aplikasi novel online memberikanku sedikit kesenangan. Bab baru! Kali ini aku menjadi orang yang pertama tahu dari Sashi dan Ranti. Aku mulai membaca. Baru pembuka, sudah ada peringatan, 'mengandung adegan 18+ harap bijak memilih bahan bacaan.'
1016.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 566 Beses bilang dust seventeen
Ipakita ang mga Review (20)
Read
+Library
Rhadeena Natasha
walaupun suda baca berulang2 kali debaran jantung ku masih sama . bab sedih , bab gembira . terasa sehingga ke jantung tiap kali menghayati setiap bab . seolah2 aku yang merasai keterpaksaan watak dlm cerita ni . mmg best .
KookiePinky
Ahey, nama Pak Guru seperti nama dosenku yang cukup, ehem, meresahkan ......... first ketemu dah nyosor aja si Bapake. Btw, semangat ya thor lanjutinnya. Terus ada sedikit krisar, perihal dialog tag, bisa dicari tahu lagi karena kulihat antara dialog tag dan action itu belum bisa author bedain Semangat
Basahin ang Lahat ng Review
Destiny's Dance

Destiny's Dance

"Sudah, kalau memang benar jangan ragu." Pagar kayu berderit ketika dibuka. Ameer mengernyit, rumah ini seperti tidak pernah ditinggali. Kotor, berdebu, dan banyak sarang laba-laba. Ameer semakin ragu, begitu juga Dion. Putra bungsu Luis memberanikan diri memutar hendel pintu perlahan. Astaga, Dion membenci bunyi berderit itu. "Apa yang kalian cari anak muda?" tanya seseorang dari belakang mereka.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
HEAVY

HEAVY

tanya Renata sambil memandang wajah Tara yang duduk di sebelahnya. Permainan apa yang diinginkan pria ini. "Truth or Drunk?" Renata tertawa hingga kedua matanya membentuk bulan sabit. "Are you sure?" Tara mengangguk yakin. Renata tersenyum, lalu mengangguk setuju. "Okey. Let's play the game," ujarnya.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
DUSTA SEORANG SUAMI

DUSTA SEORANG SUAMI

Hanun tersenyum dalam hatinya. Ternyata topeng itu mulai terkoyak, menunjukkan identitas asli pemakainya. Dusta. Wanita di hadapannya saat ini, wanita yang pernah berjuang bersamanya bertahun-tahun silam ternyata tak lebih dari seorang pendusta besar. Serigala berbulu domba. Dan Zaidan, laki-laki yang telah menghalalkannya tak lebih dari seorang pecundang. Hanun yakin, pecundang tak akan mudah untuk berubah.
1056.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Ia berniat mengatakannya di dalam hati, siapa sangka suaranya terdengar cukup lantang. Ervin tidak perlu memperjelasnya lagi. Otaknya malam itu terasa sangat encer, sampai ia bisa mengerti apa yang disampaikan Arla melalui kata-kata singkatnya. Dan cara main seorang player sebenarnya bisa dibilang sama. Tertarik, dekati, jalani, putus. Sesimpel itu. “Aku mau dessert deh.” Arla bangkit dari duduknya. “Ya udah yuk, ke minimarket bawah.”
1038.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 849 Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
SEVEN OWNERS

SEVEN OWNERS

Tapi entahlah "Jeno udahan! Gue mau main. Kenapa lo ga d******d aja sih di hp sendiri", Terdengar keributan saat linzy mulai mendekat kearah pintu. Ya, bukannya ini juga yang dinantikan? Ayolah kenapa ia justru merasa gugup. "Mark, jeno, jisung, chenlee, chanie, jaemin berhenti bercandanya. Liat, adik kalian sudah pulang. Bukannya kalian menunggunya?
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang dust seventeen
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status