Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu
Dokter itu pergi, ia merasa kasihan pada Laura, karena telah terlibat dengan Vino sang dewa kematian, meski tampan, tapi dia sangat kejam, dokter itu juga yakin kalau luka cambuk di punggung Laura pasti ulah Vino.
Sementara itu, saat ini Chelsea yang berada di rumahnya terlihat sedang menerima panggilan, sang penelpon di seberang sana mengatakan, "Chelaea, ini bukaan saatnya kamu bersantai."
"Memang kenapa kak, aku berhasil membuat wanita itu di hajar." Ia mengatakannya dengan nada bangga.
"Wanita itu hamil."
"Apa!!!" Matanya membulat, wajahnya berubah jadi menakutkan. "Jangan bercanda kak."
Hot Chapters