Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

"Energinya mirip dengan Wraith, tapi lebih terfokus. 'The Fifth Shadow'?" Ia menutup matanya, melakukan sinkronisasi dengan sistem navigasi Sky-Net. Dalam pikirannya, ia seolah-olah terbang di atas kota. Ia melihat mobil Li Lan yang melaju kencang, namun ia juga melihat sosok bayangan yang melompat dari atap ke atap menuju lokasi Yin Hua. "Kau terlalu lambat, Li Lan," bisik Shen Long.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

“Lingkaran ini akan melindungi kalian selama setengah jam. Setelah itu, kita harus bergerak ke titik roh kegelapan tanpa berhenti.” Aoka bertanya, “Apa yang kita hadapi nanti?” Ao Lie menjelaskan dengan suara rendah. “Titik kegelapan bukan sekadar tempat. Itu adalah celah antara dunia roh dan dunia jiwa manusia. Di sana, semua bayangan masa lalu akan menyerangmu—bayangan ketakutanmu, penyesalanmu, kelemahanmu, bahkan memori yang ingin kau lupakan.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
The Thorned Kingdom

The Thorned Kingdom

Obsidian adalah distrik yang dikenal sebagai pusat perdagangan gelap The Shattered Empire—sarang para pembunuh bayaran, penyelundup, dan pengkhianat. Hee Seung berjalan di sisi Jay, tatapannya tajam menyapu lingkungan sekitar. "Kau tahu, aku tak pernah membayangkan akan bertemu denganmu lagi di tempat seperti ini," gumamnya. Jay tidak menjawab seketika, matanya tetap waspada ke depan. "Takdir selalu punya cara aneh untuk mempermainkan kita," katanya akhirnya, suaranya dingin seperti biasanya.
709 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Redrick menunjuk pemandangan di depan mereka. Sengaja Redrick sudah memasang beberapa lampu, hingga suasana tak terlalu gelap. Suara air yang mengalir menjadi salah satu hal yang bisa didengar. Tak ada suara manusia atau mesin. Damai dan menenangkan. Liara menatap lurus. Siapa yang tidak suka? Ia bahkan sudah terksima dengan jalanan setapak yang mereka lewati tadi. Di kiri dan kanan terdapat tumbuhan bambu yang subur.
9.534.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 698 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
Shamans

Shamans

Lebih pada dirinya sendiri, sementara bawahanya sibuk merapihkan alat-alat ritualnya serta membereskan jenazah Miss Lee yang entah bagaimana hancur menjadi abu. Yamato berdiri dengan terburu-buru meskipun sedikit limbung. Untungnya, salah satu asistennya sigap menahannya agar tidak terjatuh, tapi dengan cepat di tepisnya. Bukan tampilan inugami yang membuatnya tiba-tiba gelisah. Namun gambar lain yang tidak terlalu jelas tapi mengingatkannya pada salah satu roh kutukan yang paling ditakuti para shaman. Siapapun yang memiliki roh itu, seharusnya mampu menghancurkan dunia jika ia mau.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
Dark White

Dark White

Dark White chapter 03 Sunyi memenuhi ruangan berukuran tiga kali empat yang cukup rapi untuk ukuran kamar laki-laki. Yang terdengar hanya suara papan tombol laptop yang diketik dengan tempo cepat. Hari sudah hampir larut, namun seorang pria masih sibuk dengan tumpukan berkas di dekatnya. Matanya yang sudah minus, memerah karena terlalu lama menatap layar laptop.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
Ethereal

Ethereal

FEBRUARI, 05 "Aku bisa merasakan bahwa aku dalam bahaya, Aku tidak bisa melarikan diri Satu langkah ceroboh dan aku tak sadarkan diri Aku tidak bisa tenang, sangat darurat. Terlalu berbahaya" Dimana Damon mulai terobsesi dengan Wendy. Sore hari ini terasa hangat, suara suara melengking dari anak anak yang sedang berjalan bergerombolan di trotoar membuat Damon mengerutkan keningnya tak suka.
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
SHIELD

SHIELD

Sebuah seringai sinis muncul dari bibir pria yang membungkam Cahaya. Cahaya berusaha melawan, meronta sekuat tenaga. Tubuh kecilnya tidak menghasilkan apa-apa. Sekapan itu semakin kuat, Cahaya melemas. Gadis itu menghirup cairan yang sebelumnya memang disiapkan pada sebuah sapu tangan. Cahaya pingsan, meraih kegelapan dengan rasa takut yang masih menguasai pikirannya. “Fandi.” Itu nama terakhir yang terucap dari hatinya, sebelum akhirnya benar-benar terlelap di pelukan pria yang tidak di kenalnya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
METAMORFOSA

METAMORFOSA

“Sama Sha—“ “Shelkaaaaaaa!”
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
Shadow Rebellion

Shadow Rebellion

gumam Dewi sambil menyandang Crimson Scythe di punggungnya. “Kalau kita tidak mencoba, kita tetap akan mati,” balas Alan. Mereka menyusuri jalan-jalan sempit di Neon City, menghindari kamera pengawas dan patroli musuh. Thomas, dengan perangkat portabelnya, memastikan jalur mereka tetap bersih. Beberapa kali, mereka harus bersembunyi di gang sempit untuk menghindari drone yang terbang rendah.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai shadow realms
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada malam-malam aku tenggelam di dunia yang penuh debu, darah, dan politik kotor sampai susah napas — dan itu justru alasan aku suka genre gelap. Kalau kamu cari dunia gelap yang matang, mulai dari yang brutal dan realistis sampai magis yang mengerikan, berikut beberapa yang selalu aku rekomendasikan:

Pertama, 'Prince of Thorns' (Broken Empire) sama Mark Lawrence. Aku suka betapa nihilistik dan dinginnya dunia itu; protagonisnya keras, kejam, dan bukan tipe pahlawan yang bikin nyaman. Atmosfernya kelam, penuh pembalasan dan moral abu-abu. Kalau mau sesuatu yang membuat perasaan tak enak tapi terpaku, ini cocok.

Lalu ada 'The First Law' oleh Joe Abercrombie — dialognya tajam, kekerasannya nyerempet realisme, dan karakter-karakternya terasa hidup karena keganjilan moral mereka. Buat yang suka perpaduan humor gelap dan tragedi, ini pilihan utama. Untuk skala epik dan mitologi yang kusut, aku merekomendasikan 'Malazan Book of the Fallen' oleh Steven Erikson; bukan bacaan ringan, tapi dunia dan perspektifnya membuat kepala berputar dalam arti terbaik. Terakhir, kalau mau dark fantasy yang lebih militer dan noir, 'The Black Company' oleh Glen Cook itu klasik: narasinya sederhana tapi suasana dan moralitas pas-pasan benar-benar nempel. Aku suka membaca ini saat butuh getaran kelam yang kompleks, bukan sekadar gore kosong.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status