Status WhatsApp Ipar
ucap Nita ketus sambil menutup mulut Berta menggunakan tangan kiri.
"Wow, aku terabaikan," sindir Berta. "Sayang-sayang itu Bulek, kalau masih cari gara-gara nanti, hajar!"
Nita memukul lengan Berta sementara Bulek mulai paham dengan gaya bercanda yang Berta lontarkan. Biarkan, biar semua luka itu memudar seiring dengan berjalannya waktu, batin Bulek.
***
"Loh, Wati ... kenapa pulang gak telepon Emak dulu, Nak?"
Bab Populer