Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Liar Tawanan Sang Mafia

Istri Liar Tawanan Sang Mafia

Sudah cukup baginya untuk bersedih, dia harus berjuang jika ingin hidup. “Lebih baik? Kau gila! Kau benar-benar gila! Kau pria gila sialan! Seharusnya aku tidak menghentikanmu! Dasar gila! Pria gila, berengsek! Mati saja kau!” damprat Elena marah.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
Dendam dan cinta

Dendam dan cinta

Rania membuka matanya dengan lebar, menatap kearah wajah temannya tersebut. "Aku marah Ran! Kenapa kau sangat sulit untuk dibilangin, bagaimana jika kau kenapa-kenapa? Apa kau tidak sayang dengan nyawamu dan nyawa keponakanku!" Ucap Jesi dengan suara yang sedikit kesal. "Maaf, tapi. Marahnya ditunda dulu ya, aku sangat haus" ucap Rania. "Hih...! Kau ini, masih setengah sadar. Sudah mau melucu" ucap Jesi.
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

Bisa saja ujung-ujungnya mereka berkelahi. Mas Aji sepertinya sangat emosi, dan juga sedang berusaha menahan amarahnya saat ini. Dia menatap Lisa dengan pandangan membunuh, yang sama sekali tidak disembunyikannya. "Udahlah, Mas! Nggak perlu marah-marah juga lah sama Mbak Lisa, lebay amat, sih!" Marwan terlihat tidak suka melihat mbaknya dibentak oleh Mas Aji. "Aku cuma minta uangku, dan setelah itu selesai. Ngapain sih, pakai acara marah-marah segala? Tinggal bayar aja, apa susahnya, sih?" Marwan berujar cukup bijak.
9.6235.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
Maaf, Aku Pantang CERAI!

Maaf, Aku Pantang CERAI!

Maaf, Aku Pantang Cerai! (70) "Menjijikan, jadi kau sudah membawanya tinggal bersama. Wanita seperti apa yang ingin kau nikahi Erlangga!" Wanita itu meraung lalu mengeluarkan amarahnya yang terpendam. Sejak mengetahui anaknya telah tinggal bersama dengan wanita yang di cintainya, level yang tak sederajat kini di tambah dengan akhlak yang menurutnya tak baik, semakin membuatnya tak rela memiliki menantu seperti Alea.
9.225.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 938 kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
GAIRAH MASA LAJANG

GAIRAH MASA LAJANG

ucap ku merasa kuatir Ko Aheng akan marah. “Hemmm... Aku justru marah jika kamu memaksa bekerja sementara kegiatan sekolahmu terabaikan, utamakan sekolahmu dulu jika nanti kamu berhasil hingga jenjang perguruan tinggi tentunya kamu akan bisa mencari pekerjaan yang lebih layak nggak menjadi kuli pasar lagi,” ujar Ko Aheng diiringi senyumnya. “Jadi Ko Aheng nggak marah jika aku mulai besok nggak bekerja di sini lagi?”
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN : SUAMI KEJAMKU

DIJODOHKAN : SUAMI KEJAMKU

"Hmmm..." "Aku sudah menduganya. Kenapa tidak kau terima saja, pasti selera ayahmu tidak buruk." Tidak ada suara tawa lagi dari Bayu, suaranya terdengar serius kali ini, sangat serius. "Apanya? Yang benar saja! Dengan wanita matre itu?" tanya Arga tidak terima, selera yang sangat buruk bagi Arga.
676 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Ijah melotot tatapan mata merah begitupun raut wajahnya melampiaskan kemarahan. "Loh,Loh, Dek. Kamu jangan asal nuduh! Mas ga ada kasih uang apa-apa sama Marni. Mas paling langganan Jamu aja. Ya kan Mar?" Joko menenangkan Istrinya yang tak mau disentuh. Tangan Joko di gubris saat akan merangkul Ijah Istrinya. Marni menatap nyalang kepada Mereka. Tak sedikitpun Marni gentar. Ia tak salah. Kenapa harus Ia di sudutkan seperti ini. Main Hakim Sendiri.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

"Karena ia menjaga harga dirinya. Tidak semua perempuan akan mengatakan langsung bahwa mereka sedang cemburu. Kadang, mereka hanya akan bersikap dingin, marah, atau menyindir. Itu cara mereka mengekspresikan rasa kecewa." Reza mendongak, menatap sahabatnya dengan pandangan ragu. “Tapi kami menikah bukan karena cinta, Yohan. Bahkan bukan karena saling mengenal dengan baik. Kami disatukan karena keadaan. Mana mungkin ada perasaan seperti itu muncul tiba-tiba?” Yohan meletakkan cangkir tehnya dengan tenang, lalu menyandarkan punggung ke kursi. “Dan kau pikir hati manusia bisa dikendalikan sepraktis itu?”
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

“Lo bisa kena darah tinggi kalau marah-marah mulu.” “Lo yang aneh,” gerutu Ema. “Kenapa lo bisa sesantai ini, sih?” “Ini aslinya gue juga kesel dan gedek banget. Bisa-bisanya cuma gue yang kena batunya gara-gara kelakuan si tolol itu,” balas Juda dengan geram. Ema melirik Juda dengan prihatin.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
Cinta Dingin Tuan Besar

Cinta Dingin Tuan Besar

Kini menatap wajah mereka berdua cemberut membuat mereka menciut ketakutan juga tidak mengendurkan pegangannya. “Gadisku benar—benar marah besar. Kalau seperti ini sudah seperti singa betina, bukan kucing manja lagi,” batin Richard yang berkomentar secara spontan masih menatap wajahnya. “Waduh … Arla kalau sudah marah seram juga!” batin Jodhy. Dan dia juga masih menatap Marla. Meski mereka ragu, perlahan mereka melepaskannya juga. Marla segera meregangkan tangan dan memijatnya karena mereka berdua mencengkramnya dengan sangat erat.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai ejen ali marah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status