Istri Tanpa Suami
Ami pun keluar rumah membawa dua plastik besar peyek untuk diantar ke warung soto Bu Farida, karena kemarin sore, Kamal pulang ke Jakarta untuk menjenguk ibunya yang sakit.
Amira duduk tertib di angkutan umum, sambil memegang boneka baru miliknya. Ami meraba ponsel yang bergetar, lalu mengeluarkan dari tas selempang kecil pemberian Emir. Hatinya berdebar harap, bahwa yang mengirimkan pesan adalah Emir, ternyata salah. Si pengirim pesan ternyata adalah Kamal yang mengingatkan Ami, bahwa hari ini jadwal mengantar pesanan peyek, karena peyek di warung sudah habis dari kemarin.