Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Di Balik Cinta Sang CEO

Rahasia Di Balik Cinta Sang CEO

Ryin
Aleandro, dengan penampilannya yang karismatik, memasuki halaman. Sekali lagi, jantung Viya berdebar kencang. Dia terlihat lebih matang, dan aura percaya diri mengelilinginya. Nyonya Lisa tersenyum saat melihat Aleandro. “Aleandro, kamu datang! Kenalkan, ini Viya dan anaknya, Gio,” ujarnya, mencoba memperkenalkan mereka. Viya terdiam sejenak, berusaha menahan perasaannya, lalu berbalik.“Eh, halo, Aleandro,” ucapnya, suaranya hampir bergetar. Aleandro terkejut melihat Viya. “Viya? Kamu di sini?” tanyanya, nada suaranya penuh kejutan. Nyonya Lisa memperhatikan perubahan ekspresi di wajah putranya. “Apakah kalian sudah saling mengenal?” tanyanya dengan sedikit cemas, menciptakan ketegangan di udara. “Tidak, Bu. Kami… kami pernah mengenal, tapi sudah lama sekali,” jawab Aleandro, suaranya datar, meskipun di dalam hatinya bergejolak. Viya menatap Aleandro, hatinya berdebar. “Ya, Saka mengundang kami,” jawab Viya, berusaha menjaga nada suaranya tetap tenang. Gio yang bermain di dekat mereka tiba-tiba berlari menghampiri Aleandro. “Kamu tahu siapa aku? Aku Gio!” serunya, penuh percaya diri. Aleandro terkejut sejenak, kemudian menatap Gio dengan begitu serius. “Viya, dia anak mu? kenapa wajah nya sedikit mirip dengan ku” katanya, berusaha menjaga suasana tetap tenang.
705 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Selamat Tinggal Janji Delapan Tahun

Selamat Tinggal Janji Delapan Tahun

Di pernikahan sahabatku, buket bunga itu sempat direbut oleh seorang gadis, tapi kemudian tak sengaja jatuh ke pelukanku. Sahabatku, Shofia Lahda, langsung memberiku selamat, "Andin, pengantin selanjutnya giliran kamu ya." Para tamu pun secara serempak menoleh ke arah pria yang sudah kupacari selama delapan tahun, CEO Grup Argam, Lukas Argam. Namun, dia justru mengambil paksa buket itu dari tanganku dengan tenang, lalu memberikannya begitu saja kepada gadis di sampingku yang juga sekretarisnya, Terry. "Tadi orang lain yang dapat duluan." Dia mengusap rambutku dengan suara yang begitu lembut, "Nurut ya, balikin dulu ke Terry Gisela, kita udah sepakat nunggu kesempatan berikutnya." Lampu sorot dan tatapan para tamu pun mengikuti arah bunga itu, berpindah sepenuhnya kepada Terry. Aku menatap ekspresi Terry yang tampak terkejut sekaligus malu-malu, lalu mengelus perutku sambil tersenyum pahit. Lukas tidak tahu, kali ini tidak akan ada kesempatan berikutnya. Janji delapan tahun sudah terpenuhi, tapi kami tetap tidak kunjung melangkah ke jenjang pernikahan. Aku sudah menyanggupi permintaan orang tuaku yang merupakan anggota keluarga kerajaan, minggu depan aku akan pergi meninggalkan tempat ini untuk kembali ke Eropa dan mewarisi bisnis keluarga.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Dulu Pembantu Sekarang Menantu

Dulu Pembantu Sekarang Menantu

Joane
BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN (21+) “Mas Devan ngapain di sini?” Ekspresi Aisha tidak bisa disembunyikan lagi ketika dia terkejut melihat Devan masuk ke dalam kamarnya. Sementara kamarnya Devan—sang majikan ada di lantai dua. Tapi pria itu tanpa banyak kata malah naik ke atas ranjangnya Aisha. “Jangan jual mahal, Aisha. Kamu pernah tidur denganku. Kita sudah pernah melakukannya beberapa kali.” Sialnya Aisha membeku mendengar perkataan dari Devan. Andai saja bukan karena butuh uang untuk biaya pengobatan Nita di rumah sakit. Dengan sikap abai dari sang ayah yang selalu mengabaikan mengenai kondisi Nita. Maka dia tidak perlu lakukan ini—tidur dengan Devan. Kehormatannya direnggut juga oleh majikannya sendiri demi uang. Ucapan Devan tadi sudah sangat merendahkan harga dirinya Aisha. Tapi harga diri? Aisha bahkan lupa sudah melayani pria itu beberapa kali sampai dia tidak ingat lagi apakah dia pantas untuk dapat suami baik-baik nantinya? Sedangkan Devan sudah jadi teman tidurnya. Akan tetapi yang lebih mengejutkan lagi dia rela menjual diri seperti itu karena sangat terpaksa. Sedangkan Nita tidak tahu kalau Aisha telah menjadi wanita bayarannya Devan.
56.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Karena satu kalimat yang terucap setelah pacarnya demam, Keisha berlutut menaiki 999 anak tangga di Gunung Forel demi memohon sebuah jimat keselamatan yang diyakini bisa mengusir segala bencana untuknya. Tanpa peduli lututnya yang lecet hingga berdarah karena gesekan dengan batu, dia tetap membawa jimat itu dan bergegas kembali ke rumah sakit sepanjang malam. Namun, sebelum sempat melangkah masuk ke ruang rawat, dia sudah mendengar suara tawa terbahak-bahak dari dalam. "Memang kamu yang paling jago, Kak Presley. Cuma asal bicara kalau jimat keselamatan bisa mengusir bencana, Keisha si bodoh itu benar-benar pergi berlutut!" "Semua prosesnya sudah kuabadikan dengan drone. Ckckck ... punggung Keisha yang teguh itu bahkan membuatku terharu. Kalau digunakan untuk menipu orang tuamu, pasti nggak akan ada masalah!" Di dalam ruangan, Presley yang semula bersandar di ranjang rumah sakit, langsung duduk tegak. Dia menerima ponsel itu dan menontonnya dengan saksama. Sepasang matanya yang dalam menatap layar tanpa berkedip. Mendengar suara kening membentur anak tangga yang tercampur dengan derai hujan dalam video itu, kedua kaki Keisha bergetar tanpa kendali. Napasnya terengah. Dia menatap ke arah sekelompok orang di dalam ruangan itu melalui celah pintu dengan ekspresi tak percaya.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

Saat usia kehamilan Rania Kavi menginjak empat bulan, suaminya, Aris Wijaya, tiba-tiba membawa sekretaris mudanya pulang ke rumah. "Rania, keluarganya Ghea lagi ada masalah. Aku nggak tenang kalau dia sendirian di rumah, jadi biar dia menginap di sini dulu beberapa hari. Kamu 'kan lagi hamil empat bulan, dia juga sudah tujuh bulan. Kalian bisa saling nemenin." Gadis itu tampak baru berusia awal dua puluhan, wajahnya sangat cantik dengan sepasang mata jernih yang menatap Rania dengan perasaan sungkan. Rania setuju. Selama dua bulan berikutnya, Rania memperlakukannya dengan sangat baik hingga gadis itu merasa sangat terharu. "Kak Rania, kamu baik sekali. Krim wajah sebagus ini pun kamu berikan padaku." "Tentu saja, kita 'kan sudah seperti saudara. Kalau punya barang bagus, ya harus dibagi, 'kan?" Akan tetapi, Rania tidak pernah menyangka bahwa maksud berbagi bagi Ghea Pandya ternyata mencakup suaminya sendiri, Aris. Rania menyaksikan adegan memuakkan itu di area parkir rumahnya sendiri. Kaca mobil itu setengah terbuka. Seorang wanita tampak duduk di pangkuan Aris dengan gerakan yang begitu liar. Melihat ekspresi penuh gairah di wajah suaminya, Rania mematung di tempat. Dia nyaris tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat. Aris selingkuh?
184 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Aerina No 7
"Your Highness." "Lady Eiren." Di bawah langit malam yang kelam, tanpa sedikit pun memunculkan cahayanya sang bintang apalagi cahaya sang rembulan. Di tengah-tengah taman yang banyak ditanami bunga eglantine yang merumpun, … juga di antara hujan taburan kelopak bunga pohon plum yang jatuh meluruh. Beserta di sekitar beterbangannya bola-bola cahaya api, dilengkapi dengan kepakkan sayap kecil ratusan kupu-kupu merah muda. Mereka berdua, sepasang anak muda berlawanan jenis, yang masing-masing darinya sedang mencium harumnya setangkai bunga keramat pun, … saling berhadapan satu sama lain, dengan ekspresi muka yang tampak begitu serius. "Daripada Tunangan saya, …." "Daripada Tunanganku, …." Berbicara bersamaan sekaligus bergerak secara bersamaan pula, mereka … lekas melanjutkan ucapan yang sempat terjeda dengan menggunakan suara yang lantang, seraya mengasongkan tangkai bunga yang tengah dipegang sendiri untuk cepat-cepat diberikan kepada sang lawan bicara. "… Saya akan memilih Anda!" Sang pemberi bunga yang melambangkan cinta mati, yaitu bunga mawar hitam, … Lady dari kediaman Marquess Eiren, Darissa. "… Aku akan memilihmu!" Juga sang pemberi bunga yang melambangkan banyak kebebasan, yaitu bunga bakung laba-laba merah, … pangeran kedua kerajaan Aethelred, Lancient. "MARI/AYO KITA MENIKAH!" Sudah memutuskan untuk bekerja sama di kesempatan kedua ini, … dalam membalaskan dendam mereka.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Tergila-gila Pada Asistennya

Suamiku yang Tergila-gila Pada Asistennya

Pada hari Festival Perahu Naga, suamiku yang berprofesi sebagai direktur rumah sakit lagi-lagi berkata bahwa dia mendapat beberapa jadwal operasi darurat. Jadi, dia tidak bisa ikut pergi mengunjungi orang tuaku. Namun, ketika aku membuka Instagram beberapa saat kemudian, aku melihatnya sedang menyembelih kambing untuk pesta di desa asistennya. Keterangan di konten itu berbunyi sebagai berikut. [ Ibu bilang punya menantu seorang dokter memang menyenangkan, menyembelih kambing pun begitu cekatan. ] Aku hanya mendengus dan menekan tombol like, lalu menuliskan komentar. [ Namanya juga profesional. ] Para rekan kerjaku heboh di setiap grup. Semuanya mengira kali ini aku akan mengamuk pada suamiku. Suamiku langsung menelepon. Aku bisa membayangkan dia sedang mengernyit dengan ekspresi tak sabar di wajahnya sekarang. Andy berkata, "Ini hari penting di desa Nikki. Aku hanya datang untuk membantu mereka. Apa maksudmu sindir-sindir begitu? Nggak ada laki-laki di keluarganya yang bisa membantu dalam acara besar seperti ini. Aku hanya bantu-bantu, apa yang perlu kamu ributkan?" "Cepat hapus like dan komentarmu, jangan buat Nikki canggung di rumah sakit. Kamu dengar, 'kan? Setelah pulang nanti, aku baru luangkan waktu untuk menemanimu pulang kampung, oke?" tambahnya lagi. Selalu alasan yang sama. Andy berulang kali memberiku janji-janji kosong. Kali ini, aku sudah muak dan habis kesabaran. Setelah hari Festival Perahu Naga berlalu dan surat cerai didapatkan, pernikahan kami selama tujuh tahun pun akan berakhir sepenuhnya.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Pernah Membenci dan Mencintaimu

Pernah Membenci dan Mencintaimu

Saat gempa bumi terjadi, suamiku yang merupakan kapten tim penyelamat justru meninggalkanku, lalu terlebih dulu menyelamatkan cinta pertamanya, Cloe Monroe. Aku tidak menghalanginya, membiarkannya pergi begitu saja. Karena di kehidupan sebelumnya, ketika menghadapi pilihan yang sama, suamiku memilih menyelamatkanku yang sedang hamil delapan bulan. Sedangkan Cloe, karena bantuan datang terlambat, malah terkubur di bawah reruntuhan akibat gempa susulan dan meninggal karena sesak napas. Kemudian, di hari aku akan melahirkan, suamiku membawaku ke makam Cloe. Dia memandangku dengan tatapan dingin saat aku terjatuh karena rasa sakit yang luar biasa, mengabaikan permohonan tanpa henti dariku. "Jessica, apa kamu kesakitan? Waktu itu, rasa sakit yang dialami Cloe di bawah reruntuhan seribu kali lebih parah dari ini!" Aku menatap suamiku yang seperti sudah kehilangan akal dengan ekspresi tidak percaya. Pria itu melanjutkan, "Padahal saat gempa, kamu jelas-jelas berada di zona aman! Kalau bukan karena kamu yang memaksa dengan alasan kehamilanmu, bagaimana mungkin momen terbaik untuk menyelamatkan Cloe bisa terlewatkan?" "Aku ingin kamu merasakan sendiri semua penderitaan yang pernah dialami Cloe!" Dia memaksaku berlutut, terus membenturkan kepala di depan foto mendiang cinta pertamanya, membiarkan darah mengalir deras dari tubuhku. Pada akhirnya, aku mengalami pendarahan hebat saat melahirkan, lalu meninggal di ruang persalinan. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari terjadinya gempa. Kali ini, aku dan anakku tidak akan lagi menggantungkan harapan padanya.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami

Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami

Di kehidupan sebelumnya, kakakku rela mengantar wanita simpanannya keluar kota hanya karena wanita itu bilang ingin melihat hujan meteor. Dia pun membawa seluruh pengawal di rumah dan mengemudi keluar kota demi menciptakan malam hujan meteor untuk wanita itu. Tak disangka, musuh lama yang pernah dihancurkan oleh kakakku malah memanfaatkan kesempatan itu untuk menyelinap ke rumah. Dia berusaha membantai seluruh keluarga sebagai pembalasan dendamnya. Ibu berjuang mati-matian untuk melindungiku. Dia terluka parah dan nyaris kehilangan nyawa. Aku terus-menerus menelepon kakakku, memohon agar dia segera pulang membawa bantuan. Akhirnya, dia pun terpaksa pulang bersama pengawal. Musuhnya berhasil ditangkap, tapi malah datang kabar buruk dari luar kota. Wanita simpanan itu meninggalkan sepucuk surat dan menghilang. Entah hidup atau mati, tak ada yang tahu. Dalam suratnya, dia menuduhku dengan kejam. Katanya aku sengaja memancing kakakku menjauh darinya, hingga dia disiksa oleh musuh dan memilih mengakhiri hidup. Kakakku hanya membakar surat itu tanpa ekspresi dan menyuruhku jangan memikirkannya. Setelah kejadian itu, kakak pun disalahkan. Ayah memutuskan menyerahkan kendali perusahaan padaku. Namun, di malam perayaan syukuran itu, aku dibunuh oleh kakakku di kamar tidurku sendiri. Wajahnya tanpa emosi dan berkata, “Orang sekejam kamu memang pantas mati.” “Yang seharusnya mati itu kamu! Aku yang seharusnya menjadi pewaris keluarga ini!” Aku mati tak tenang, tapi saat membuka mata kembali, suara pintu vila didobrak oleh para musuh pun terdengar dari luar.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami, Dicintai Duda CEO

Dikhianati Suami, Dicintai Duda CEO

"Apalagi yang mau kalian bicarakan? Bukankah, aku sudah katakan urusan kita sudah selesai. Hubungi saja pengacaraku, apa kalian tidak mengerti dengan kata-kataku?" sahut Rika dengan tatapan mengintimidasi. "Lalu, soal rumah ini bagaimana, Rika?" tanya Andri tak tahu malu. Mata Rika membuka lebar, mengernyitkan keningnya. "Memangnya, ada apa dengan rumah ini? Apalagi yang kamu inginkan dariku, Mas? Jangan bilang, kamu menginginkan rumah ini juga?”tanya Rika menajamkan tatapannya. "Rika, kita nggak perlu bercerai. Mas, akan berlaku adil, padamu dan pada Riana. Kita bisa tinggal di rumah ini bersama-sama, membangun keluarga kita. Mas tahu, kamu juga masih mencintaiku, percayalah kita bisa mengatasi ini, ujar Andri percaya diri, tanpa rasa bersalah dan tanpa beban. "Apa? Cinta?" Rika berdiri menatap Andri dengan ekspresi wajah marah. Dalam hatinya, masih terluka karena mengetahui perselingkuhan suaminya dan sekarang harus mendengar permintaan konyol suaminya itu. Dikhianati suami bukan menjadi akhir dari kehidupannya. Rika, seorang penulis, yang terbiasa dengan kesedihan. Dia dibesarkan di panti asuhan tanpa mengetahui siapa orang tuanya, tentu tidak menyerah menjalani hidup setelah pengkhianatan suaminya. Satya Mahendra, seorang CEO perusahaan ternama. Laki-laki yang trauma akan cinta, karena sang istri pergi bersama laki-laki lain. Satya membesarkan putrinya sendirian. Gosip yang menerpa Satya, membuat putrinya sedih. Hingga, dia mempekerjakan Rika untuk menulis biografinya. Dari situlah awal mula kisah cinta Rika dan Satya. Akankah mereka memutuskan untuk bersama?
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai ekspresi cengo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status