Menikah dengan Sahabat
pintanya.
Melihat tatapan dan ekspresi Radit yang tak biasa, Dita tak berani mengeluarkan suara. Ia bahkan tak lagi meronta seperti tadi. Ada rasa yang membaur dalam dadanya. Takut, marah, heran, dan … sesuatu yang tak bisa ia artikan, yang membuat desir-desir halus menjalar di hati. Ia menatap Radit yang kini telah menutup mata. Namun, pelukannya masih tidak mengendur.