Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Home

Home

Ego, berada di conscious level alias kesadaran. Ini lapisan ketiga, paling atas dan bisa kita kontrol. Ego berfungsi menjembatani antara ID dan Superego--kita bisa mengontrol Ego dengan memilih mau memihak ID atau Superego. Ego bekerja sesuai realita yang ada: berusaha memenuhi keinginan-keinginan ID, tapi mewujudkannya dengan cara yang baik dan bermoral seperti keinginan Superego.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as el
Read
+Library
LALI

LALI

Matanya mengarah pada pak mandor yag sibuk mengelus perutnya yang kekanyangan dan semakin besar. Pak mandor terkekeh. “Habis sarapan dari mak Yem. Awakmu di golek noh.” Ia menunjuk dengan dagunya yang kini tak nampak lagi wujud dagu, semakin bulat saja wajahnya. Tombo patah hati, Run.” Sahut Dewa dalam bisikan lalu ngacir meninggalkan Harun sebelum di lemparkan helm kuning yang di pegang olehnya.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as el
Read
+Library
GREESA

GREESA

Mitha Widyaguegaj
seru Deva. *** "Kantin yuk!" ajak Ara. "Bentar," ucap Greesa sembari mengambil ponselnya di tas. "Yah batrenya abis," rengek Greesa sambil berusaha menghidupkan ponselnya. Ara menyodorkan powerbank. "Nih pake lo nggak bawa charge kan." Greesa meraih powerbank di tangan Ara, memasukan kabel USB dan menekan tombol power pada ponselnya lalu memasukan ponsel beserta powerbank tersebut ke tas miliknya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as el
Read
+Library
LEAK

LEAK

▪▪▪¤•°•¤▪▪▪ Note: *Meme : Ibu *”Mek, ngidih pelih!” : “Bu, minta maaf!”
9.916.9K viewsCompletedAdded to Library 657 Times as el
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Mataku telah tidak memiliki cahaya atau sekadar warna lain, kecuali hitam dan putih. “Minum dulu.” Kulihat sebuah tangan menawarkan sebotol mineral dingin. Elaine tersenyum lebar penuh makna. Tentu, kali ini dia akan sangat puas telah berhasil membuatku mengeluarkan semua kemampuan. Kuembuskan napas panjang dan mengambil mineral, menariknya dengan sedikit memberikan tekanan tenaga. “Benar-benar di luar dugaan, Adrian. Saya memang tidak salah memilihmu. Kamu adalah legenda di sini.”
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as el
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneprend
sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as el
Read
+Library
ALVAREZ

ALVAREZ

maen aja sini rame ngapa lu malah di markojek udh mau malem gini Zevanoo tadi abis futsal di sekulaaa biar deket ke markojek @Demeus Alvarez @Selena @Sanchez Kenzo markojek sini friend Demeus Alvarez ga bisa lagi di bengkel lgpula mendung Ray bukan rey ngapain ke bengkel al rajin amat Demeus Alvarez rajin palalo emg udh jadwalnya dibengkelin bannya udh ga enak sm ganti oli juga Abang Archie keyboard lu udah bener al? Zevanoo hah? ga nyambung Abang Archie tumben ngetiknya panjang🙊 Sanchez Kenzo ga bisa pan gue lagi di luar Zevanoo dimana lau Ray bukan rey ya itu lah
109.4K viewsOngoingAdded to Library 346 Times as el
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

tukasnya mengelak dan cengengesan. “Halah! Pinter banget ya lo ngeles! Dah ah, minggir, gue mau lewat!” celetuk Alaska lagi. “Idih, ngeles. Sejak kapan gue ngeles bambank! Yang ada lo itu, nelpon pake umpet segala,” timpal Azka lagi. “Gue itu lagi mumet tau, pikiran gue berkecamuk, bercabang kayak pohon jambu itu noh!”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as el
Read
+Library
PESONA

PESONA

"PLAKKKK" Ayla menatap pak gio dengan mata berkaca-kaca dan air mata turun begitu saja merembet di pipi nya dan Ayla seakan sadar akan perbuatan gilanya langsung berlari keluar dari ruangan dosen yang sudah menampar nya itu. TWO WEEK
1016.0K viewsOngoingAdded to Library 463 Times as el
Read
+Library
Alverez

Alverez

Belum. Ia hanya menanam sesuatu kecil di dinding luar: sebuah perangkat pendengar ultra-sensitif. Mikrofon itu menempel sempurna di bawah jendela belakang, tepat di dekat tempat Adrian dan Bara berbicara. Suara-suara mulai mengalir ke earphone Viero. Ia mendengarnya semua. Nama-nama. Rencana. Lokasi cadangan.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as el
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status