Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Tidak ada tanda larangan, tidak ada sambutan. “Apa kita masuk?” tanya Rendra. Aira ragu sejenak, lalu mengangguk. Di dalam, ruangan itu dipenuhi rak-rak kosong dan debu tipis yang berkilau di udara. Cahaya masuk dari jendela tinggi, membentuk garis-garis panjang di lantai. Di sudut ruangan, ada meja kecil dengan sebuah buku catatan terbuka. Aira mendekat. Tulisan tangan di buku itu bukan tulisan yang ia kenali, tetapi kalimat pertamanya membuat dadanya mengencang:
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as empty room manhwa
Read
+Library
An Empty Heart (INDONESIA)

An Empty Heart (INDONESIA)

Damien membuka pintu kamar dan terkejut melihat kondisi kamar yang berantakan seperti kapal pecah. Damien memutuskan untuk mandi, menghilangkan rasa lengket di tubuhnya karena keringat. Seharian ini, banyak proyek yang harus ia urus di luar bersama beberapa rekan lamanya. Dia benar-benar sangat lelah sampai tertidur sesaat di dalam bathup.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as empty room manhwa
Read
+Library
Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

Dia tergelak sesaat untuk mengurangi kecanggungan. “Memangnya apa yang bisa kau dapatkan dari kamar seorang wanita paruh baya? Tuan pasti bercanda, sebaiknya Tuan ketempat yang lain saja. Tidak perlu—” belum habis Yuichi bicara, dia langsung memekik tatkala Rookie merangsek masuk menerobos ke dalam ruangan yang habis-habisan di jaga oleh Yuichi. Tetapi sayangnya begitu Rookie masuk dia tidak menemukan apa-apa disana. Tidak ada seorang pun. Hanya ada bungkusan yang dibawa oleh Yuichi tersimpan di atas meja dekat ranjang. Kamar itu kosong. Rookie masuk dan menggeledah semua titik, termasuk memeriksa semua bagian kamar tersebut. Tetapi memang tidak ada siapa pun. Apa benar tidak ada? Entah kena
94.7K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as empty room manhwa
Read
+Library
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Gue doain lo cepet mati deh, biar nggak lama-lama kesiksa di dunia ini. Kret ... Marvel membuka pintu, lalu tampaklah pemandangan dalam ruangan yang memiliki pencahayaan minim, tapi masih dapat dilihat dengan jelas. Ruangan itu kosong. Tidak ada perabotan kecuali sebuah kursi dan meja yang berada di tengah-tengah ruangan itu. "Masuk," perintah Marvel kepada Ox Niel.
1047.5K viewsOngoingAdded to Library 949 Times as empty room manhwa
Read
+Library
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

dimulai. Setelah membaca cukup lama dalam keheningan nyaman, Dimas bangkit dan berjalan ke konter. Ia meminta seluruh volume One Piece dan Love Hina yang tersedia ia ingin benar-benar tenggelam dalam ceritanya. Pria di balik konter tampak berusia sekitar tiga puluhan, dengan senyum ramah dan mata yang hidup. Saat Dimas menyebutkan nomor kamarnya, kasir itu tersenyum lebih lebar, mengedipkan mata, lalu menyelipkan satu manga tambahan di atas meja kaca. Itu Kurohime judul yang tidak ia duga, tapi langsung membangkitkan rasa penasaran.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as empty room manhwa
Read
+Library
Malam Panas Bersama Tunangan Kakak Angkatku

Malam Panas Bersama Tunangan Kakak Angkatku

Pria itu hampir berlari. Akhirnya mereka masuk ke sebuah ruangan di ujung koridor lantai satu, ruangan yang jauh dari area publik rumah. Ruangan itu tampak sangat kosong dan dingin. Hanya ada satu ranjang berukuran besar tanpa seprai di tengah ruangan. Tidak ada lemari, tidak ada meja, tidak ada dekorasi apa pun. Seperti ruangan yang sengaja dikosongkan untuk tujuan tertentu.
9.761.9K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as empty room manhwa
Read
+Library
Repeated Past!

Repeated Past!

“Di mana ini?” Khanza terus berjalan, meski cewek itu tidak tahu di mana dirinya sekarang. Yang jelas, dia berada di sebuah ruangan berwarna putih. Tidak ada apapun di tempat ini. Kosong, hampa. Itulah yang Khanza rasakan. Sampai kemudian, langkah Khanza terhenti begitu dia menyadari seseorang mendekatinya dari kejauhan.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as empty room manhwa
Read
+Library
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Mereka tiba di penginapan, tempat mereka biasa berbagi tawa dan cerita. Ruangan itu terasa lebih luas sekarang, lebih kosong, tanpa kehadiran Nethon dan Malven, dua sahabat yang telah pergi. Dua tempat tidur di sudut ruangan masih rapi, selimutnya terlipat sempurna, seolah menunggu pemiliknya kembali, sebuah pengingat yang menyakitkan. Emma duduk di tepi tempat tidurnya, menatap kosong ke arah lantai batu yang dingin, pikirannya melayang jauh.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 231 Times as empty room manhwa
Read
+Library
Gadis Buta milik Mafia Kejam

Gadis Buta milik Mafia Kejam

Zera mengulang lebih keras. “Nia… ini aku.” Hening. Akhirnya, Zera memberanikan diri membuka pintu. Ruangan itu gelap, kosong, dan… rapi. Terlalu rapi. Tempat tidur tersusun seperti tidak pernah digunakan. Lemari terbuka—kosong. Meja bersih. Seolah tak pernah ada yang tinggal di sana. Zera mengerutkan kening. Jantungnya berdetak lebih cepat. Ada sesuatu yang salah. Sangat salah.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as empty room manhwa
Read
+Library
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Malam ini cukup menulis sampai di 992 kata, karena sedikitpun aku tak bisa berpaling dari ruang yang menyejukkan perasaanku dalam aroma hangt yang menguar damai. ###
107.9K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as empty room manhwa
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status