DIAMNYA ISTRIKU
Indah diam sejenak tengah berpikir.
"Bagaimana kalau aku kasih nama Adira," Edwan kembali bersuara. Indah berpikir kemudian tersenyum. "Adira?" ulang Indah sambil mengerutkan kening. Tapi dia sedikit tertarik. "Ya! Adira. Memiliki arti kuat, sederhana dan eksotis. Na yang cantik seperti wajah Ibunya yang cantik. Sederhana seperti Ibunya juga sederhana. Dan kuat seperti kamu wanita kuat. Mentalmu dihajar habis-habisan oleh keadaan tapi kamu tetap bisa menghadapinya dengan tenang. Meskipun hatimu menangis, tapi kamu tidak pernah menampakkan di depan orang lain. Seolah tidak pernah terjadi apapun dengan dirimu," ucap Edwan yang begitu memahami Indah.