PEMBALASAN DEWA MAUT
Di antara batang-batang pohon di depan mereka, puluhan sosok muncul dari bayang-bayang, membentuk barisan yang memblokir jalan mereka.
Mereka mengenakan zirah baja ringan dan selempang abu-abu —pasukan elite dari faksi Cakra Baja. Mereka berdiri diam dan disiplin, pedang terhunus, tatapan mereka dingin dan tanpa kompromi.
Kemudian, dari tengah barisan itu, seorang penunggang kuda melangkah maju dengan perlahan.
Ki Dandang, dengan janggut putihnya yang terawat rapi dan jubahnya yang berkibar anggun, menatap turun ke arah rombongan kecil Anggrawati.
인기 회차