PERFECT HUSBAND
sungutnya.
“Mbak yang sbaar ya.’ujarku, mama juga tampak mendekat.
“Mama gak beda-beda in kok, emang selama ini mama kek mana sama kalian? Azzam juga di angkat CEOnya tahun kemarin kak, selama ini juga mama perhatikan Arga dan kamu kan, jadi gak usah beperan deh,’’jelas mama, mbak Natsya tertunduk, aku hanya bisa mengelus bahunya. Aku mengerti perasaannya, sebagai wanita yang sulit sekali untuk hamil, mbak Natsya pasti bingung bagaimana menjaga mood suaminya agar betah bersamanya.
Sikat na Kabanata