Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

Dia menebak, kursi-kursi itu tak akan ada gunanya besok, karena para penonton lebih suka melihat pertunjukan itu sambil berdiri. “Pastikan ya gaes sebelum pulang, tak ada kesalahan. Sound system, lighting dan lain-lain!” ujar Arief dari kejauhan. “Sudah pasti, tenang aja! Pulang aja, Rief. Kamu sudah dari pagi di sini. Biar yang lain gantiin!” ucap salah satu panitia yang juga beristirahat.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Suamiku Terjerat Mantan Tunangannya yang Menjanda

Suamiku Terjerat Mantan Tunangannya yang Menjanda

Bagaimanapun, itu adalah ruangan khusus untuk staf dan sangat tidak lazim jika ada pelanggan yang muncul. “Masuklah?” ujarnya lagi usai membuka pintu dengan tanda exit tersebut. Aku tidak ingin berprasangka terlebih dahulu. Saat Mas Retno mempersilakan, aku mengayun kaki ke sana tanpa rasa curiga. Rupanya, ada ruangan di balik pintu tersebut. Tanda exit yang tertulis tidak berarti kami akan keluar dari bangunan restoran menuju halaman belakang seperti selayaknya.
8.832.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 808 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Saat Istri Cantik Pergi, Tuan Dikara Memohon Kembali!

Saat Istri Cantik Pergi, Tuan Dikara Memohon Kembali!

bisik Janeetha begitu pelan hingga nyaris tak terdengar. Elena mendekat, menyerahkan secarik kertas kecil yang dilipat rapi. “Ada jalur keluar di belakang spa ini. Gunakan pintu darurat di koridor. Kita punya waktu sepuluh menit sebelum pengawas kembali ke area ini.” Janeetha membaca cepat catatan itu, lalu menyelipkannya ke dalam tasnya. “Kalau mereka melihat saya?” “Saya akan mengalihkan perhatian mereka. Tapi Anda harus tenang, jangan terburu-buru,” jawab Elena tegas.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ia menuliskan: Checkpoint 3 — “Pintu yang Pernah Tertutup.” “Kalau di titik ini, player harus milih untuk masuk ke kamar lama atau putar balik ke tangga,” gumamnya. “Masuk itu artinya dia siap menghadapi memori yang nggak enak, tapi… kita mesti kasih pegangan supaya nggak terasa menghakimi.” Haris duduk di tepi meja, memperhatikan. “Pegangan bisa bentuknya benda—kayak surat kecil, atau rekaman suara yang nuntun. Lo suka yang mana, Ran?”
925 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

STATUS: TERMINASI. "Terminal?" Ashyel bergumam, bibirnya memucat. "Tidak, tidak bisa. Di duniaku, 'terminasi' berarti menghentikan seluruh alat bantu hidup. Itu artinya... pasien dianggap sudah menyerah atau dipaksa mati!" Profesor Hendrik tertawa terbahak-bahak dari atas tebing konsol mekanisnya, menekan tuas uap hingga asap merah pekat menyembur di sekitar tangannya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Gadis Bisu

Terjerat Cinta Gadis Bisu

tegas ayahku, sesaat setelah kalimat itu terucap pria itu bangkit dan melangkah meninggalkan ruangan diikuti yang lain menyisakan pria dingin di ujung meja. Aku menoleh ke Siska, wanita itu mengerutkan dahi sorot matanya menanyakan alasan apa mereka keluar dengan meninggalkan Ortega. Aku hanya mengulum senyum. Tiba-tiba sebuah layar transparan muncul di depanku menunjukkan beberapa angka dan bagan yang aku tidak paham. "Selamat untuk player, pintu portal terbuka 30%!"
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

"Kita sepakat untuk menjalani kehidupan ini bersama, aku harap kamu tidak menyembunyikan apa pun dariku. Sepahit apa pun kebenaran itu, kita akan hadapi bersama. Mungkin akan ada titik ketika kamu membenciku, atau bosan menjalani hidup bersamaku, saat kita tiba di titik itu, beritahu aku." Ih, dia bisa baca pikiranku atau apa? "Mulai aja belum, udah ngomongin bosen," jawabku. Lagian masih ada waktu untuk beradaptasi. Aku ngga akan semudah itu menyerah. "Hanya antisipasi," katanya, "kita juga harus punya exit plan, agar tidak gagap kalau ada insiden darurat." Jiah, enter plan aja belom beres, udah ngomongin exit plan.
1015.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Bayang Cinta sang Tuan

Bayang Cinta sang Tuan

“Dear, kamu kenapa?“ Merasa tak ingin ikut campur, ARTnya langsung pamit pergi. Tepat saat pintu dibuka, Nicho muncul disana dan membuka alas kakinya. “Nggak biasanya kamu pulang cepat. Bukannya tadi kamu bilang masih ada acara?” Nicho berjalan menuju kursi sofa dengan gontai, lalu duduk tepat di seberang orang tuanya. “Acaranya ditunda besok, jadi aku langsung pulang.” ujarnya sengaja beralasan.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
KETIKA SUAMIKU MEMBAWA PULANG ISTRI BARU

KETIKA SUAMIKU MEMBAWA PULANG ISTRI BARU

"Mau Tante—" "Keluar!" tukasnya pelan. Aku menghela napas pelan mendengar pengusirannya. "Ya sudah. Selamat malam, Alex. Selamat beristirahat," ucapku, lalu keluar dan menutup pintunya. 🌸🌸🌸
10216.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Diamnya orang yang penuh kecewa, dan diakhiri dengan ketidakpedulian. Aku telah tiba di titik dimana kepergian mas Dirga bukan lagi sebuah ketakutan. Bersambung..... ora becik artinya tidak baik demit artinya setan goblok artinya bodoh
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai exit page artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status