Seribu Pintu Sindukala
Sepasang mata yang familiar namun tidak bisa dijabarkan siapa pemiliknya, memandangnya sedih.
Kepala Tia bergemeretak, dan dari setiap retakannya, muncul kulit-kulit pucat yang bergerak lucu seperti dalam animasi stop motion, memenuhi permukaan kulitnya yang licin. Kulit itu membentuk daging, urat, hidung, bibir, kelopak mata dan luka-luka. Prosesnya begitu menyakitkan, hingga tampak sebentuk wajah yang dikenal Raesaka.
Hot Chapters