MAMA MUDA VS MAS POLISI
Semua pemandangan ini tentu saja membuatku kian cemas.
Kuraba keningnya yang masih terasa hangat. Menggenggam jari jemarinya lalu membisikkan pelan sebaris kata kata di telinganya, "Sayang cepat sembuh, ya!"
"Tan Tan..." lirihnya. Entah saat keadaan sadar ataupun saat matanya terpejam, hanya satu kata itu yang selalu keluar dari bibir mungilnya.
"Tan Tan sudah di surga, Sayang! Ikhlasin, ya!" kuusap pipi halus itu yang sedikit basah bekas jatuhan air mata.