Me and My Destiny
Hembusan nafas Elang yang hangat membuat sekujur tubuh Kia seketika meremang.
Saat pintu sudah terkunci, Elang melepaskan pelukannya dan kini posisi mereka saling berhadapan, masih belum beranjak dari pintu yang baru saja terkunci. Elang menunduk, tangan kanannya menarik dagu Kia dan mendekatkan wajah mereka. Mata indah milik Kia tak berkedip menatap tajamnya tatapan dari Elang, namun saat tangan kiri Elang melingkar di pinggangnya dan tubuh mereka mulai merapat hingga tidak ada jarak lagi, Kia memejamkan matanya. Elang tersenyum sesaat menikmati wajah cantik istrinya, lalu dengan lembut dikecupnya bibir yang menggoda milik Kia. Kecupan itu kemudian menjadi ciuman yang lebih dalam saat tanpa
الفصول الرائجة