Gerhana
Air mata Tangguh menetes saat membaca tulisan pertama papanya.
3 de febrero de 2001,
Papá no puede salvarte.
mi hijo." (Papa minta maaf, Nak. Papa tidak bisa menyelamatkanmu.)
27 de septiembre de 2002
Papá te extraño, hijo mío. (Papa merindukanmu, anakku.)
25 de marzo 2005
Mi hijo, papa soñó contigo. (Anakku, papa memimpikanmu.)
Tangguh merasa dadanya sesak oleh rasa haru. Dibalik keras dan sadisnya seorang Manuel Lopez, dirinya tetaplah seorang ayah. Papanya menyimpan dalam-dalam rasa sakitnya sendirian.
Hot Chapters