BI-LA
Senyum Nila menghilang, "Biru, aku lagi nawarin cara terbaik untuk mecahin masalah kamu lho."
Biru mengangguk, "Saya mengerti, tapi ini berarti saya manfaatin kamu. Saya gak mau jadi manusia picik, yang pura-pura gak tahu kalau saya baru saja menghancurkan impian masa depan kamu."
"Biru, kalau ini menenangkan kamu akan ku jelaskan kalau aku gak punya impian."
Biru langsung menoleh dengan cepat, untung mereka sedang posisi berhenti karna macet. "Maksudnya?"
Bab Populer