Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mendadak Dilamar Pria Tampan

Mendadak Dilamar Pria Tampan

“Fandy! Rena!” Aku dan Mas Arfan sangat terkejut mendengar suara mama mertua dari balik pintu kanar. Aku melihat ke arah jam dinding, waktu menunjukkan pukul 17.55 Wib. What? Ternyata sekarang hampir menuju magrib. Aku dan Mas Arfan segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh. ==========
2.7K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Sahabat Nomor Satu Suamiku

Sahabat Nomor Satu Suamiku

Ujarnya berdecak mendengar sahutan cepat dan setengah memekik itu. "Kalau begitu cepat selesaikan kesalahpahaman kalian, aku tidak mau melihat wanita yang aku sayangi kembali menitihkan air mata lagi," ucap Harris sembari berdiri dari duduknya. Melihat ke arah arlojinya dan waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam. "Ya," ujar Arga begitu lirih. Namun masih bisa Harris dengar.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Testpack di Kamar Pembantuku

Testpack di Kamar Pembantuku

"Terserah, Mbak aja, Mbak. Kami manut saja." Waktu sudah menunjukkan pukul 19:30 WIB. Hatiku kembali berkedut nyeri saat melihat jarum jam berputar seolah lebih cepat. Aku mencoba untuk menenangkan hatiku. Istighfar ber kali-kali menarik nafas dalam lalu membuangnya. Huffh… berat sekali rasanya ingin kembali ke rumah. Rasanya seperti memasukan luka pada kubangan garam.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Pernikahan Bayangan: Mengikat Hati Sang CEO Kejam

Pernikahan Bayangan: Mengikat Hati Sang CEO Kejam

“Jadi mereka ada di sana?” “Belum tentu.” Aku menatapnya. “Kenapa?” “Foto bisa saja diambil sebelumnya.” Faris menunjuk bagian bawah foto. “Lihat jam di layar kamera.” Aku memperbesar foto. Di pojok kanan bawah terdapat angka kecil. 23:17. Aku membeku. “Jam sebelas lewat tujuh belas?” Faris mengangguk.
504 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
AKU BUKAN MENANTU IMPIAN

AKU BUKAN MENANTU IMPIAN

Love you) Lalu emoticon hati warna merah tiga biji berderet, mengakhiri pesan mereka. Fara melirik jam di ponselnya. Jam tujuh tiga puluh menit. Memang waktu jam kerja di mulai. Fara tersenyum meneruskan makannya. Moodnya yang tadi hilang, kini sudah kembali lagi. Semangkok lontong sayur sudah habis di santapnya. Badannya kembali segar bugar. Pagi ini ia siap mengasuh putra kebanggaan.
4.6K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Forever Hours

Forever Hours

"Jam apa maksud kamu?" Aprilia Faranisa berdecak. Gadis berwajah oriental itu melirik ke arah meja petugas sebelum akhirnya mengambil kertas desain setengah jadi milik Fira. "Ini," katanya sambil menunjuk angka yang ada di paling sudut kanan atas. Fira meringis ketika sahabatnya itu hampir memasang wajah murka. "Kamu pikir aku bisa dibohogin lewat desain kamu ini? 8.789, ini jam yang masih selalu kamu itungin, kan?"
3.6K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
ADA SUARA PAPA DI KAMAR EMBAK, MA.

ADA SUARA PAPA DI KAMAR EMBAK, MA.

"Brak!" Satu gebrakan yang begitu keras membuat Risa yang tengah tertidur tersentak kaget. Bahkan membuat dada wanita yang kini tengah mengandung terasa berdebar-debar. Pandangan Risa beralih ke arah jarum jam yang menggantung di dinding. Dimana tengah menunjukkan pukul dua dini hari. Risa mendengkus kesal. Kemudian, ia bergegas beringsut dari ranjang lalu melangkah ke arah depan.
1021.5K viewsOngoingAdded to Library 515 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Istri Kembar CEO Posesif

Istri Kembar CEO Posesif

Jantung terasa berdetak kencang, padahal sedang lupa ingatan. "Fira sudah tidur belum ya?" Aruna teringat putrinya yang berteriak senang karena melihatnya menikah dengan Erland. Kemudian dibawa pulang oleh Mitha saat sore hari. Jemari Erland merambat dan memeluk pinggangnya. "Biasanya Fira tidur jam berapa?" "Jam 8 malam." Kepala Erland mengangguk. "Baiklah." "Apanya yang baiklah?"
104.9K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

Begitu membaca isinya, matanya membelalak dan tangannya juga gemetaran. Matanya juga melihat isi dari secarik kertas di atas meja. [21 November, Richard lebih memilih Tira, daripada anaknya sendiri.] [Tanggal 21 November, itu tepat hari saat dia mengantarku ke rumah sakit. ] Napas Richard mulai berat, lalu dia mencari-cari sosokku di seluruh rumah seperti orang gila. “Ella, keluar kamu! Apa maksud semua ini?! Keluar sekarang juga!”
8.3K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
Menikah Tapi Tak Serumah

Menikah Tapi Tak Serumah

Nisa menjelaskan. “Astaghfirullah.” Feiza langsung menepuk kepalanya. “Emang sekarang jam berapa?” tanyanya lalu bangkit dari kasur Ella guna mengambil ponsel miliknya yang ia geletakkan di atas tempat tidurnya sendiri. “Jam setengah sebelas, Fe,” sahut Nisa sembari membuka penuh pintu kamar Feiza. “Kita ada rapat persiapan acara,” lanjutnya.
1047.3K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as firasat hati berdebar jam 17-18
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status