Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
seketika memicu flashback di otak Arka.
Ikut lagi. Seperti di Swiss. Seperti malam di mana Arka mengintip di balik pintu.
Mendadak, kemenangan Arka yang tadi dia rasakan runtuh seketika. Suratnya memang sudah jadi abu, tapi ingatannya tidak bisa dibakar.
Arka menatap Bella. Dia sadar, membuang surat itu tidak ada gunanya selama "objek" dari surat itu masih berdiri di depannya, tersenyum manis, dan berencana pergi berduaan lagi dengan Dimas.