WITHERED
Muray menjulurkan tangannya, "kau punya cukup ruang untuk menyayangi Banyu. Kuharap, kau juga punya cukup ruang untuk tak membiarkan hatimu sakit lalu tertawa sesekali."
Wajah Anggita dan Ken langsung muncul di benakku. Keduanya seolah menyatu dengan kesakitan yang kurasakan selama ini. 'Tapi, kesakitanku adalah milikku dari manapun sumbernya.'
"Well, aku merelakan putriku bukan berarti aku melupakan kesakitannya juga kesakitanku. Butuh waktu lama sampai aku bisa menatap potret Anne Marry tanpa menangis. Kurasa Loyd pun merasakan hal yang sama, hanya saja cara kami menunjukan kesakitan berbeda."
인기 회차