Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEMBALINYA, TUAN MUDA ALLEN

KEMBALINYA, TUAN MUDA ALLEN

Seorang pria terbaring di atas ranjang rumah sakit. Ranjang tersebut berada di sebuah kamar rawat inap yang luas. VVIP 01. Begitulah yang tertulis di bagian depan pintu utama kamar tersebut. Terdapat beberapa buah sofa di sudut ruangannya untuk tamu atau keluarga yang menunggu. Sedangkan di sisi lain terdapat sebuah pintu yang menuju ke kamar mandi. Di dalam ruangan bernuansa putih itu pria yang sedang terbaring tersebut tidak sendirian. Di sampingnya terdapat seorang wanita dan dua orang lelaki yang setia menunggunya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Melainkan sebuah ruangan luas dengan dinding kedap suara, kamera di sudut-sudut, lemari besi, layar monitor, dan papan besar penuh foto. Foto orang-orang. Foto rumah sakit. Foto Alya. Foto Raline. Foto Raffa. Dan… foto dirinya sendiri. Rania mundur satu langkah. Tangannya menutup mulut. “Revano…” Kakinya melemas. Ia berjalan mendekat ke papan itu. Ada foto Rania di rumah sakit. Foto Rania di taman. Foto Rania saat tertawa. Foto Rania saat menangis.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Talak Aku, Mas!

Talak Aku, Mas!

Aku menunggu pesanan itu sambil memainkan ponselku dan tak sengaja melihat status milik Dimas. Tanganku langsung bergetar seketika ketika aku melihat statusnya. Aku menggigit bibirku ketika melihat foto yang sedang terlihat di sebuah ruangan. "Ini kan kamar pasien. Kenapa dia mengambil foto di sana?" ujarku terheran-heran. Akan tetapi, kemudian aku melihat slide selanjutnya dan di sana terlihat Dimas yang sedang terbaring di ranjang pasien itu dan terdapat selang infus di hidung dan tangannya.
1075.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Tengah malam, lampu di kamar utama belum padam. Indah duduk di lantai, bersandar pada sisi ranjang dengan album foto terbuka di pangkuannya. Cahaya lembut dari lampu meja menyoroti mata sayu yang enggan terpejam. Di halaman terakhir, foto sang mama di rumah sakit masih terbuka. Foto dengan tulisan kecil di bawahnya: “Singapore General Hospital, 2015 — hari terakhir.”
9.9356.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.5K kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
Martinabakir Artina
selalu sukaaa baca karya jus kelapa... imajiku bisa utuh menyeluruh melihat rangkaian ceritanya... puas banget... karya yang, mengalir indah selalu ada kata yg mengena di hati, selalu ada canda yg bikin senyum sendiri, terimakasih ya jus... sehat selalu dan selalulah berkarya....
Eka Defy
cerita kak njus tu selalu detail masalh umur dan lain2 sll diprhatikan,mnjadikan kisahnya tu sprti nyata ada. kisah CEO yg ditls kak njus ini lain dr yg lain,biasanya klo CEO itu bs melakukan apa aja bahkan sampe diluar nalar jd mmbosankn,tp ditangan kak njus kisah CEO ini seperti nyata sgt menarik
Baca Semua Ulasan
Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

ujarnya lirih, menutup telepon. Ia mencetak foto-foto itu dengan printer medis yang biasa ia gunakan untuk mencetak hasil CT scan pasien. Lima foto keluar satu per satu. Namun satu foto membuatnya tertegun. Itu foto Raka saat masih dirawat di Swiss. Tampak di taman rumah sakit, dan di belakangnya, tertangkap kamera wajah yang sangat familiar. Michael menyipitkan mata, mengambil kacamatanya.
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Terlampir sebuah foto, Marini tengah berbaring dengan infus di ranjang rumah sakit. “Mungkin waktuku tak lama lagi.”
10261.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Sementara petugas lain menyisir setiap sudut rumah untuk menemukan jejak Kartika. Hasilnya nihil. Ibunya Delia raib bagai sembunyikan makhuk gaib. “Tunjukkan kamar Kartika,” bentak petugas lagi. Mami Irene berjalan terseok-seok disiksa sepatu yang sepertinya sudah patah akibat meloncat tadi, diikuti Pak Polisi dan aku. Kami memasuki rumah besar yang bersekat-sekat. Terdapat mini bar dan ruang karaoke di bagian depan, dengan lampu disko yang masih menyala berpendar-pendar, warna-warni menghiasi setiap sudut ruang. Bagian dalam ada kamar berderet-deret, barangkali kamar para kupu-kupu malam atau mungkin ruang pelayanan untuk transaksi para hidung belang. Perutku tiba-tiba mual.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah di Kamar Mandi Part 46: Benda apa ini? Di ujung pojok, tepi ranjang. Lala masih malas untuk beraktifitas. Namun, Rusly sudah rapi untuk datang ke rumah sakit. "Kamu kok masih rebahan?" celetuk Rusly. Dia sambil menyisir rambut. Ekor matanya sesekali melirik ke arah Lala.
33.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Diam-diam, dia mengangkat ponsel dan mengambil beberapa foto dari sudut strategis. Kemudian, orang itu segera meninggalkan area kantin dengan jemari sibuk mengetik pesan di ponsel. Beberapa detik kemudian, foto-foto itu tersebar ke dalam grup pegawai rumah sakit, disertai pesan penuh sindiran: "Romansa terlarang? Dokter dan perawat yang kelewat dekat."
10183.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Gadis Pecandu di Rumah Sakit

Gadis Pecandu di Rumah Sakit

Aku memiliki wajah yang cantik dan tubuh yang berkembang dengan sangat seksi. Kaki-kakiku jenjang dan ramping, terutama sepasang "bukit" ini. Bahkan saat berbaring pun rasanya hampir meledakkan pakaianku. Sungguh sangat cantik, tapi malah punya penyakit seperti ini. Tepat saat itu, pintu kamar rawat terbuka. Seorang pria mengenakan jas putih dokter masuk. Dia menunduk, sehingga aku tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas.
32.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai foto di kamar rumah sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status