JIWA-JIWA YANG MALANG
Ah dasar pengecut, sekali lagi Kelvin mencerca dalam hati bahwa yang dilakukannya hari ini hanyalah suatu kebohongan saja yang akan memakan tenaga sendiri.
Malam ini udara tidak terlalu dingin, akan tetapi tetap saja harus mengenakan pakaian berkain tebal untuk berjalan-jalan keluar, dua orang preman terminal datang menemani bosnya, mereka berjalan melewati trotoar, tonggak lampu jalanan, pedagang asongan hingga ramainya para pembeli yang melangkah ditengah-tengah riuhnya pasar malam. Maka sampailah mereka bertiga didepan pagar-pagar kawat tajam yang melingkar, jika dilihat dari rupa bangunan ini mungkin saja persis seperti kandang macan, tampak amat menyeramkan begitu juga dengan isi didala
Hot Chapters