Pembantu Rasa Nyonya
Dia masih berkutat dengan ponselnya.
Melewati kota yang indah, atmosfernya seakan bercerita tentang peristiwa masa lalu. Kami melewati jalan yang tak kalah terkenalnya dengan jalan Malioboro, jalan Asia Afrika.
"Mas Suma, sore nanti kita ke sana, ya!" tunjukku ke arah jalan yang legendaris itu.
"Iya, Honey," katanya sambil mau mengacak rambutku, tetapi, tertahan dengan dandananku yang sudah rapi.