Terpaksa Menikahi Sopir Bapak
"Iya, sampai hafal setiap tikungan dan warung bakso di sini."
Kami melanjutkan perjalanan ke Malioboro. Keramaian di sana tak pernah berubah. Bau gudeg, sate, dan aneka jajanan pasar bercampur jadi satu, menciptakan aroma khas Jogja yang selalu kurindukan. Kami berjalan pelan, sesekali berhenti untuk melihat-lihat batik atau pernak-pernik khas Jogja. Mbak Rani membelikan aku es dawet yang segar, persis seperti yang sering kami beli saat masih mahasiswa.
"Masih ingat kan, Safira, kita pernah janji mau buka usaha bareng kalau sudah lulus?" kata Mbak Rani sambil menyeruput es dawetnya.
Hot Chapters