BUKAN MENANTU KAYA
“Assalamualaikum.“
“Waalaikumussalam.“
Aku menjawab sambil menoleh. Bi Irah berjalan menghampiriku dengan canggung.
“Ada apa, Bi?“
“Anu Neng, Maaf baru datang. Terus masalah perawat, Bibi udah dapat. Tapi gajinya pengen dua juta katanya,“ jawab Bi Irah sambil menunduk.
semalam, aku memang memintanya mencarikan perawat untuk Mamah. Sebenarnya bisa saja aku mencari melalui agen, tapi biasanya gaji yang diajukan lumayan tinggi.
“Aduh Bi, kirain ada apa.“ Aku terkekeh ringan.
“Nggak apa-apa, Bi. Bawa aja dulu ke sini. Kalau cocok, nanti saya tambah gajinya,“ lanjutku. Bi Irah menghela napas lega.
Sikat na Kabanata