Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cutie Bodyguard

Cutie Bodyguard

Para bocah berteriak menegur lelaki berparas luar negeri dan pria bermata sipit, yang dulunya juga pernah menjadi warga kampung itu. Semua anak kecil segera mengerubuti kedua pria di barisan belakang, yang sibuk membagikan kantung plastik bening berisikan kudapan ringan. Sesampainya di pertigaan, kelompok itu berbelok ke kiri. Seekor anjing menggonggomg yang dibalas Yanuar dengan memanggil nama anjing itu, yang seketika mengibaskan ekornya.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

“Masih kenyang. Lu makan sendiri ya.“ Tak mau mengganggu acara makan BJ, Lichelle merebah diri ke sofa. Ia meraih ponselnya dan mulai menggeser-geser layar untuk melihati pesan yang masuk. Ada belasan pesan chat dari Bayu. Tapi ah, ia malas membukanya. BJ terkaget saat merasa ada yang sesuatu yang menyentuh tumitnya. Begitu dilihat, BJ terpekik melihat ada seekor anak anjing ras di dekat kaki. Makhluk itu berkulit hitam-coklat dan nampak unyu-unyu dengan ekor yang bergerak lincah kesana-kemari. Lucu luar biasa. Kalau BJ tidak salah terka, makhluk mungil dengan tubuh serupa sosis dan kuping panjang seperti gajah itu adalah anjing ras daschun. . "Piaraan lu?" tanyanya sambil menyuap
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Anjing-anjing pelacak yang berada di kandang sebelah Cempaka, menatapnya seolah ingin mengoyak daging pejuang tersebut. Tak mau kalah, wanita itu menatapnya tanpa berkedip, serupa kobaran api dendam yang sangat panas. Beberapa saat berlalu anjing-anjing pelacak itu lalu menutup mulutnya dan berbaring tanpa beradu pandang dengannya lagi. Dengan jelas mata putri kepala kampung Rikit Gaib itu melihat beberapa serdadu Belanda yang berbaris dan berjalan di bagian belakang.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
Bangkit Dari Putus Asa

Bangkit Dari Putus Asa

tepat ketika tuan rumah hendak memperpanjang ceritanya, dua orang dan seekor anjing datang. Jaeger melihat dan menaksir kemampuan anjing berwarna hitam dan sedikit warna coklat didadanya itu. Kepalanya besar dan matanya nampak selalu waspada. Gigi dan taringnya rapi dan sempurna, nampak ketika anjing itu membuka mulutnya. "Posturnya sangat bagus, ototnya liat dan tulangnya kokoh," Jaeger menepuk kepala anjing itu, dan mengelusnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

tanya Lila lembut, menyuapi potongan kecil roti ke mulut anaknya. Jatinegara menoleh dan memperlihatkan kertasnya. Di sana tergambar sebuah rumah kecil dengan atap cokelat, sebatang pohon besar, dan dua orang dewasa berdiri sambil menggandeng seorang anak. Namun di sebelah kanan gambar, terdapat bayangan besar yang samar. Tidak berbentuk jelas, tapi cukup menonjol. “Yang itu siapa?” tanya Lila, menunjuk bayangan.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
BABI NGEPET di Kampungku

BABI NGEPET di Kampungku

Pagi ini, selagi menunggu yang lain muncul untuk melihat proses penarikan mobil Bian, beberapa sudah sigap memang, siapa tahu mereka dibutuhkan nanti. Kopi dan pisang goreng menjadi menu sarapan mereka yang tak ketinggalan. Sekitar delapan orang yang sudah hadir, dan mereka mulai membahas tentang Afifah, babi ngepet dan teror lain yang datang tak terduga. "Bahas babinya saja. Sejak itu memang dompet kita aman, babi kecil yang suka masuk rumah kita tidak ada lagi. Aku kira memang sudah aman, ehh malah muncul babi yang besar, bahkan yang ini lebih menyeramkan. Takutnya bukan cuma ngincar uang kita, tapi ngincar nyawa kita!" celetuk seseorang masih ingin menyambung kisah seram itu, tanpa membaw
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
PENDIRI ILMU HITAM

PENDIRI ILMU HITAM

Dua orang itu berjalan lurus menuju arah yang ditunjukkan oleh tangan kiri, melewati sebuah desa kecil. Beberapa pagar mengelilingi rumah tanah dengan atap jerami. Sekelompok ayam betina berwarna-warni masuk dan keluar dari halaman, mematuk biji-bijian. Seekor ayam jantan besar dengan bulu mengkilap berdiri di atas atap, mengibas-ngibaskan jenggernya, berdiri dengan satu kaki, mengawasi sekeliling dengan waspada. Untungnya, tidak ada orang di desa ini yang memelihara anjing. Tampaknya penduduk desa ini sendiri jarang makan daging, apalagi memiliki sisa tulang untuk memberi makan anjing.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

Tepatnya dari arah belakang mereka saat itu dengan diikuti suara tawanya, "Wah-wah kupikir ada anjing liar yg sedang bermain dengan keponakan lucuku itu, hingga tanpa sadar ia kehilangan jalan pulangnya. Tapi lihat apa yg sedang kutemukan disini?" Wanita muda itu tampak berdiri dengan santainya, sambil ditemani beberapa kesatria dengan anak panah mereka tepat dikedua sisinya disana. Bisa terlihat juga 2 pedang berwarna hijau sedang melayang-layang diatas kepalanya disana, "Rupanya hanya 3 ekor anjing kampung yg sedang tersesat diwilayah kami ya hahaha!" Ledek wanita tersebut yg juga langsung disahutinya kembali.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
Musuh Tapi Menikah

Musuh Tapi Menikah

Gara kini bisa bernafas lega setelah mendapatkan satu buah mangga muda itu ditangannya. Namun, saat dia akan beranjak dari pohon mangga itu. Tiba-tiba terdengar suara gonggongan anjing dalam pekarangan rumah dan itu membuat Gara kelabakan dan ketakutan. Dia pun terlihat sangat takut dengan anjing besar yang berwarna hitam itu.
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 769 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Dia menginjak rem secara mendadak, memutar tubuhnya, lalu mencium bibir Valeria dan menggigitnya dengan keras. Cukup lama Calvin melakukannya. Hingga dia benar-benar mengecap rasa darah Valeria, barulah kemudian dia melepaskan pagutannya. "Hari ini, temani aku memilih anjing penjaga untuk Tania." … Di dalam penangkaran anjing. Kandang-kandang itu penuh dengan berbagai jenis anjing ras besar, ada Tibetan Mastiff, Wolfhound …. Aroma yang menyengat membuat Valeria tidak bisa menahan diri untuk tidak bergidik ngeri. Valeria teringat akan anjing-anjing liar yang mengejar dan menggigitnya waktu dia masih kecil.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai gambar anjing kampung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status