Tunangan Kontrak Grand Duke
Namun, ketika Jia berbalik, ia terkesiap saat melihat seorang wanita bak seorang Dewi sudah berada di depannya.
"Siapa kamu?" tanya Jia pada wanita dengan paras indah seperti Dewi itu.
"Pertama-tama, aku ingin kamu melihat dirimu melalui pantulan di air itu!" pinta si wanita cantik itu dengan sangat anggun.
"Pantulan? Apa dia sedang memintaku untuk berkaca? Aku tahu kalau kamu cantik sementara aku penuh dosa dan burik," batin Jia mulai merasa insecure. "Hiks, tiba-tiba aku merasa tidak ada apa-apanya dibandingkan dia."