Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

Xiantian (Bawaan Langit) berarti “Aku adalah yang pertama di bawah langit!” Itu adalah keadaan di mana seseorang berkomunikasi dengan langit dan bumi dengan hati yang tenang, tak terpengaruh dan tak tertindas oleh kekuatan alam, hingga kehendak pribadinya melampaui langit, mengendalikan langit dan bumi. Hanya dengan begitu seseorang bisa melampaui dunia fana! Berbagai pencerahan berkelebat di benak Qin Fan.
9.961.4K viewsOn holdAdded to Library 1.8K Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
Menggenggam Awan

Menggenggam Awan

Ia menatap lurus ke langit-langit kamar ia dan Awan. Hal seperti ini sering I lakukan bila ditinggal Awan dinas malam. Seandainya Wuri memiliki anak, mungkin Awan tidak ada alasan lagi untuk berlama-lama di rumah sakit. “Ya Allah. Kabulkanlah doa kami.” Bisik Wuri pelan. Setetes air mata jatuh di ekor matanya. Doa itu yang selalu ia panjatkan tiap malam, tidak pernah bosan ia panjatkan.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Dewa Maut mengangguk perlahan, seolah-olah ia sedang mempertimbangkan sebuah argumen filosofis yang usang. “Kalian benar,” katanya, menguji kata-katanya. “Elementalisme kuno kalian benar. Air menetralkan api, tetapi petir menguapkan air. Angin menyebarkan api, tetapi batu menstabilkan angin.”
102.8K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

ceramah Awan lagi. Tidak lagi Langit berani menjawab. Dia mulai merenung semua yang dikatakan Awan untuknya. "Sepertinya memang lebih baik mereka pergi. Jadi kamu bisa tahu, mana yang lebih berarti untuk hidupmu. Masa lalu atau masa depanmu. Ingatlah, Senja bukan wanita bersuami lagi. Dia sudah bebas dimiliki orang lain. Bayangkan jika nanti ada lelaki yang mendekatinya, lalu Bumi memanggil lelaki itu papa," hasut Awan. Sepertinya banyak kosa kata yang sudah Awan siapkan untuk mengoyangkan perasaan Langit.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Dan jauh di pegunungan yang menyentuh awan, lonceng tua berdentang tanpa disentuh tangan siapa pun, seolah menyambut kedatangan seseorang yang telah lama dinanti. Wu Teng terbaring tak sadar. Dunia belum tahu apakah ia telah menyelamatkannya. Atau justru membuka pintu yang lebih gelap dari sebelumnya. *** Gunung Langit tidak sekadar tinggi. Ia seperti niat yang membatu. Puncaknya menembus awan, seolah-olah dunia ini kurang cukup dan ia memilih berbicara langsung dengan langit. Tebingnya vertikal, licin oleh kabut tipis yang membeku menjadi lapisan es transparan. Angin di ketinggian berteriak seperti makhluk lapar yang tak pernah puas.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
Bisikan Dosa

Bisikan Dosa

“Tadi kuliah online… ya gitu-gitu. Aku bosan. Rumah ini besar sekali, kadang malah terasa kosong.” Axel hanya mendengar. Jemarinya mengetuk lutut pelan. “Terus aku jalan kaki lihat langit,” lanjut Alana, antusias. “Awan hari ini lucu. Aku malah jadi ngobrol sama diri sendiri.” “Kau ngobrol dengan awan?” Axel akhirnya angkat suara. “Kadang.” Alana mengunyah lagi. “Langit lebih jujur daripada orang.”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
Antara Langit, Awan dan Udara

Antara Langit, Awan dan Udara

Seperti pagi-pagi lainnya, aku terbangun tepat pada pukul 5 pagi. Membuka jendela kamar, lalu segera melakukan semua kewajibanku. Namaku Langit, Langit Bumantara. Yang berarti angin di langit yang luas. Aku tak mengerti, mengapa orang tuaku memberi aku nama itu. Tapi yang jelas aku suka dengan nama itu.
9.82.6K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Wajahnya tenang seperti biasa, tapi senyum yang muncul terasa berbeda , lebih lelah, tapi lebih dalam. “Tidak. Aku sedang mikirin... kenapa langit hari ini terasa berat,” jawabnya. “Langit?” Risa mengerutkan alis. “Kamu selalu punya cara aneh buat ngomong sesuatu yang jelas-jelas bukan soal cuaca.” Bara tertawa kecil. “Langit itu refleksi hati orang-orang di bawahnya, Risa. Kalau kamu perhatikan, awan-awan itu seperti menunggu sesuatu yang belum datang.”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

dengan telinga, tetapi dengan perasaan—resonansi emosi dan energi yang mengalir dari setiap sudut hutan. “Mereka bernyanyi, Ibu,” bisiknya suatu senja. “Tentang langit dan bumi.” Desiran angin di sela dedaunan membawa kegembiraan dan kebebasan. Gemericik sungai menyimpan ketenangan dan kebijaksanaan. Bahkan keheningan hutan pun berbicara—menyampaikan kewaspadaan, rahasia, dan keberadaan makhluk-makhluk yang bersembunyi.
10956 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
Pewaris Langit Ketujuh

Pewaris Langit Ketujuh

Langit mendidih. Itu bukan metafora. Di atas Arena Sembilan Surga, awan menggulung seperti naga kelaparan, menumpuk lapis demi lapis, seolah hendak melumat tanah di bawahnya. Petir berwarna ungu menggores cakrawala, dan setiap kilat membawa gema yang memekakkan telinga, seperti amarah langit yang ditahan ribuan tahun.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as filosofi awan dan langit
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Dalam banyak karya, awan dan langit sering menjadi simbol transisi atau ketidakkekalan. Di 'Kafka on the Shore' karya Haruki Murakami, langit yang berubah-ubah menggambarkan pencarian identitas Kafka yang tak pernah stabil, sementara awan menjadi metafora untuk hal-hal yang terus bergerak tanpa bisa dipegang. Murakami menggunakan elemen ini untuk menyoroti betapa hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi justru di situlah keindahannya.

Pernah memperhatikan bagaimana langit biru dalam 'The Little Prince' begitu kontras dengan planet-planet kecil? Saint-Exupéry memakai langit sebagai latar yang tak terbatas, mengingatkan kita pada imajinasi dan kemungkinan tanpa batas. Awan di sana bukan sekadar hiasan—mereka adalah batas antara dunia nyata dan fantasi, tempat sang Pangeran kecil melayang antara realita dan mimpi.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status