Milyader, Mari Bercerai
Aku mengulang-ulang fakta itu, mencoba melawan rasa cemas yang nyaris membuatku kewalahan.
Dengan senyum lebar, aku berbalik menghadap Amie. Bulu matanya yang terpejam membentuk bayangan lembut di pipinya yang pucat. Dadanya naik turun perlahan. Saat aku menatapnya, dadaku terasa sesak, membawaku kembali ke malam sebelumnya. Aku teringat suaranya yang nyaris tak terdengar saat dia mengeluh merasa lelah.
Kemudian dia berkata, "Kenapa aku merasa capek, Mama? Padahal seharian aku cuma melukis dan membuat perahu kertas, aku nggak pernah capek."
인기 회차