Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku
Jarinya menggeser layar, mencari file desain yang hendak dia lanjutkan.
Namun yang muncul justru sketsa wajah Anindya.
Garisnya lembut, tidak selesai, tapi jelas. Rambut panjang jatuh ke sisi wajah, mata terpejam, bibir sedikit terbuka. Sketsa itu dia buat tempo hari, saat Anindya tertidur di atas meja, laptop yang dia pakai untuk membuat skripsi masih terbuka, jemarinya masih memegang pulpen.