Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Panas Asisten Dingin

Pesona Panas Asisten Dingin

Celin hampir kehilangan keseimbangan, tapi sebelum ia jatuh, Abizar dengan cepat menangkap pinggangnya, menahannya tetap di tempat. Napas mereka bertemu dalam jarak yang sangat dekat. Mata Celin membulat, bukan karena terkejut, tapi karena sensasi panas yang merambat dari tangan Abizar di pinggangnya. Abizar menatap tajam Celin. “Nona Celin, kau suka bermain dengan api, tapi kau lupa satu hal.” “Apa?” bisik Celin, jantungnya berdebar cepat.
10848 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Tertawan Gairah Panas sang Penguasa

Tertawan Gairah Panas sang Penguasa

"Gi-Gio, tidak bisakah pelan sedikit saja?" "Tidak." Sang dominan menggeram. Tetes peluh jatuh melintasi pelipisnya, menimpa punggung Bella yang basah bersimbah keringat dan sudah berbekas merah di mana-mana. "Kau sangat ... membuatku panas, Baby."
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Rahasia Panas Cinta Terlarang

Rahasia Panas Cinta Terlarang

Reva memberi pilihan berserta harganya. "Es teh aja, Dek, enam," ujar wanita itu yang segera di layani oleh Nathan sedangkan Reva kembali mempromosikan es-nya lagi. "Lebih enak kalau di pasangi spanduk, Dek, jadi kamu nggak perlu berteriak-teriak gitu. Kalau ada spanduk pasti orang-orang akan baca dan membelinya," ucap wanita itu memberi saran.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Milik Tuan Lukas

Ranjang Panas Milik Tuan Lukas

keluh Davina. Lukas nampak tak peduli, dia seperti anak kecil mendapatkan mainan barunya. Tambah menggoda Davina. "Kalau begini apakah tetap tak boleh, Davina?" tanya Lukas. APAKAH RANJANG PANAS AKAN BERGANTI LIFT PANAS? BERSAMBUNG Halo Kakak baca novelku yang lain juga ya dengan judul "JADI MISKIN DI HADAPAN MERTUA".
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 542 kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pangeran

Kembalinya Sang Pangeran

Langkahnya mantap, tangannya bergerak cepat ke arah penutup wajah yang menutupi sebagian besar identitas pria itu. Namun, seolah sudah memprediksi gerakan Yuwen, pria itu dengan cepat mengangkat poci teh panas yang terletak di meja di dekatnya. Sebelum Yuwen sempat menyentuh penutup wajahnya, pria itu menyiramkan nya dengan gerakan tajam ke arah wajah Yuwen. Uap panas yang menyertai cairan itu seakan membekukan udara sejenak. Yuwen terkejut, refleks mengangkat lengan kiri, menangkis aliran teh yang hampir membakar wajahnya.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Presdir Posesif

Ranjang Panas Presdir Posesif

Ia tahu betul selera Thomas Falcone: tak terlalu manis, harus panas, dan disajikan dengan tenang. Taman belakang mansion dipenuhi suara gemerisik daun dan sinar matahari yang menyelip di antara dedaunan. Thomas duduk di kursi rotan dengan papan catur kosong di hadapannya. Wajah tua itu terlihat teduh, namun ada gurat bosan yang tak bisa disembunyikan. Elena datang dengan langkah ringan dan membungkuk sopan sambil menyerahkan teh.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Terjebak Dekapan Panas Duda Posesif

Terjebak Dekapan Panas Duda Posesif

Kadang memuji tubuh kokoh yang sedang menggendongnya, kadang juga menyelipkan sebuah desahan ketika tubuhnya kembali berulah. “Panas sekali ...” Kiara menggerutu saat perasaan tak nyaman itu seolah sedang menggerogoti tubuhnya. Duduk di tepi ranjang, dengan kedua tangan berada di sisi kiri dan kanan gadis itu, hingga seperti mengunci pergerakan dia. Menatap lekat wajah yang tampak memerah, pun keringat yang membasahi wajah dia. Napasnya naik turun, menelan ludah menahan perasaan aneh yang mendera.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

21++ Di dalam ruangan yang seharusnya dingin. Tapi bagi mereka berdua malah terasa sangat panas dipenuhi oleh gairah. Cinta yang membara menghantarkan hasrat yang tinggi. Yerin berpegang pada tembok di saat Arsen kembali menghujam miliknya dari belakang. Satu tangannya dibawa ke belakang. Pinggangnya di cengkram oleh jemari Arsenn.
9.6297.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.9K kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Ruang Panas Bersama Guru Privat

Ruang Panas Bersama Guru Privat

"Kenapa soal-soal sialan ini membuat kepalaku pusing!" Alexa melompat ke arah kasurnya, berbaring di sana sementara tangannya meraba ponsel di sebelahnya sebelum mulai membuka ponselnya tersebut. Dan dengan santai ia membuka sebuah link yang dikirim oleh Felix beberapa menit lalu yang berisi foto-foto pria seksi yang berusia dibawah tiga puluh tahun. Alexa memutar matanya, para pria itu tidak lebih menarik dari Theo, dan Alexa tahu di balik baju yang sering Theo pakai ada otot kekar yang menonjol ingin ia usap dengan tangan telanjangnya.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Ampun, Jo, Ini Kegedean!

Ampun, Jo, Ini Kegedean!

jerit Septa nyaring sembari membenamkan wajah cantiknya di ceruk leher Teja karena sudah tidak kuat lagi menahan guncangan kenikmatan yang teramat dahsyat. Teja terus mempertahankan dinamika tusukan dari bawah dengan stabil, membiarkan gesekan kulit mereka yang mengkilap menghasilkan sensasi panas yang membakar gairah kedua belah pihak hingga ke puncak tertinggi.
1049.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai gambar teh panas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status