Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

“An-jiiiing!” “Adaw! Adaw! Emak!” “BANGSAT!” “Yunuuuuuus!” Pada bagian pergelangan tangan kostum Farid, terpasang senapan mesin mini yang mampu melontarkan 450 tembakan per menit. Jelas tidak sekuat senapan mesin asli dan juga tidak bisa ditembakkan terlalu lama, dan sengaja pula dirancang agar tak sampai membunuh—tapi lebih dari cukup untuk melumpuhkan musuh-musuh tidak berpelindung dalam jarak dekat.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** Yanti mengucap basmalah sebelum mengenakan gamis dan jilbab. Mulai detik ini juga, perempuan itu membulatkan tekad untuk menutup seluruh aurat sesuai dengan kewajiban syariat. Memantapkan langkah pergi menemui sang suami. Sebelumnya, perempuan itu sudah menghubungi Ismoyo dan mengatakan akan datang ke minimarket walau lewat chat. Hari ini semua harus jelas, apa sebenarnya di balik semua ini.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Iblis Pembantai

Sang Dewa Iblis Pembantai

Tanah bergetar hebat saat sesosok makhluk raksasa muncul. Itu adalah Kera Baja, binatang buas tingkat 3 yang memiliki tubuh sebesar rumah kecil. Bulunya kasar dan keras seperti logam, matanya merah menyala penuh haus darah, dan taringnya menonjol keluar dari rahang yang mampu meremukkan tulang dalam sekali gigit. Setiap langkah kera itu meninggalkan jejak kaki yang dalam di tanah.
654 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Bintang

Legenda Dewa Bintang

Gadis kecil itu mengangguk, "kamu sangat membenci seseorang yang mengingatkanmu pada masalalu kan? Jika begitu, aku akan memberimu rintangan pertama... Kalahkan mereka." Swuuuuuush! Hanya menjentikan satu jarinya, sosok Two Sang Ye muncul dari kehampaan. Two Sang Ye merupakan seseorang yang telah membuat kehidupan pertama Long Yuan hancur. Dan hanya dia yang dapat menumbuhkan sosok Dewa Bintang yang dikenali akan ketegasannya. "Two Sang Ye, sosok ini hanya tiruan... Tapi kemampuannya sama persis dengan kemampuan yang pernah kamu hadapi di masalalu. Kalahkan dia untukku, maka setelah ini kamu akan menjalani rintangan ke dua dan ketiga."
1032.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
NGAMAR ATAU BAYAR

NGAMAR ATAU BAYAR

Motor Agung memang terparkir di seberang rumah janda itu di depan warung yang pagarnya terbuat dari bambu hanya setinggi pinggang orang dewasa. "Wah, mbak Tina semakin cantik dan wangi saja. Apa jangan - jangan mau nikah lagi?" tanya pemilik warung itu. Dia melayani Agustina setelah perempuan itu menyebutkan barang - barang yang ingin dibelinya. Agustina tampak tersenyum. "Hahaha, doakan saja. Saya pun sudah lelah menjanda."
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
KEMBARAN DEWA PERANG

KEMBARAN DEWA PERANG

Kediaman Dewi Air Dalam kolam cahaya di mana Meya selalu mandi dan melakukan tugasnya sebagai Dewi Air. Terlihat Meya melepaskan semua pakaiannya. Dia mandi dalam keadaan telanjang. Tubuhnya begitu bagus dengan dada dan bagian bawah yang berisi. Belum lagi wajah cantik mungil dengan mata sayu, bulu mata lentik, hidung mungil yang mancung dan tak ketinggalan bibir mungil berwarna merah cerah seperti buah ceri. Saat dia melepaskan tusuk konde serta lerhiasan rambutnya, rambut hitam panjangnya melambai - lambai tertiup angin. Seakan sedang menari - nari dengan menggoda. Dalam kolam cahaya, Meya mengeluarkan kekuatan dalamnya sebagai pengaturan air di dunia,.
101.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Matanya pun terbelalak ketika dia melihat siapa lelaki yang mengikuti Dewa Brama. "Eyang Guntur Saketi!?" pekik Jaka terkejut melihat siapa yang datang. Namun dia segera sadar, apa yang dia lihat saat ini hanyalah sebuah ilusi yang diciptakan oleh eyangnya untuk menceritakan sebuah tragedi di dunia dewa. Namun Jaka masih penasaran, siapa orang yang mirip dengan eyang nya itu. Dewa Brama berhenti di sebuah gunung Jamur Dipa. Disitu terdapat kawah yang meluap-luap dengan suara bergemuruh.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM 23 Abah Somad memejamkan mata dengan mulut komat-kamit membaca doa, tak lama kemudian keadaan menjadi tenang. "Kekuatan mereka cukup kuat, satu dari mereka melakukan pesugihan dan...." "Dan apa, Bah?" "Dan penglaris yang dia pakai hanya sebagian kecil dari persekutuannya dengan setan, yang lebih parahnya, pesugihan yang dilakukannya, wanita itu sudah mengorbankan banyak nyawa untuk dijadikan tumbal."
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
DENDAM ARYANDARU PUTRA MAHKOTA YANG TERBUANG

DENDAM ARYANDARU PUTRA MAHKOTA YANG TERBUANG

Golok itu menacap cukup dalam. "Hey! Jangan bikin gaduh di sini!" tegur Brodot geram menuding ke arah Bimasena. "Kakang Pendekar, Aku memang mau ke lantai atas. Kami kan saudagar dari Welingan. Sudah sepatutnya memberi salam pada mahaguru Mpu Mahisa Purwa. Mohon pengertianmu, Kakang Pendekar semua," ucap Bagas Satrio dengan membungkuk ke arah Pendekar Jangkrik.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Perempuan itu kemudian menoleh menghentikan aktifitasnya, senyumnya merekah kala melihat sosok laki - laki yang berdiri di hadapannya. "Anakku, sugeng rawuh!" jawabnya sambil berdiri dan berjalan menuju Bisma yang berdiri dengan penuh senyum yang merona di wajahnya. "Anakku sing ganteng sampun dugi, bagaimana kabarmu Le? " tanya perempuan itu. "Kabarku baik Bu," jawab Bisma sambil memegang lembut pipi Ibunya. Perempuan itu adalah Mahadewi Prameswari Ibunda dari Lingga dan Bisma.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai gambar wayang bisma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status