Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

] Kutatap rumah bercat putih itu dengan nanar. Sebuah rumah yang masih bagus karena baru terbangun. Ada taman kecil berpagar pendek di depannya. Rumah bergaya modern minimalis milik Inem. Ya, tentu saja milik Inem, hadiah dari suamiku tercinta! Entah sedang apa kini mereka di dalam rumah itu. Barangkali Inem sedang memeluk Mas Hangga bahagia, dan Mas Hangga sedang melingkarkan pingganya pada jalang itu! “Jadi kamu sudah pastikan Bapak dan Mbak itu masuk ke dalam rumah itu, Za?”
9.379.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Semangatnya sedang tak ada. Pada akhirnya, main ular tangga bersama si Kembar memang selalu menjadi pilihan terbaik untuk membangkitkan kegembiraannya. Apalagi ketika mereka bertiga saling ‘menendang’ satu sama lain, atau ketika ada yang terpaksa turun di kotak ‘ular panjang’. Mereka tertawa keras-keras dan saling mengejek, membuat Mama akhirnya kesal dan berkata, “Sttt...,” karena suara TV jadi tidak jelas terdengar. Ketika iklan sedang tayang, telpon genggam Bang Sihol berbunyi. Terdengar dia mengobrol sebentar, dan kemudian beranjak dari ruang tamu, dan menghampiri Mama.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah

Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah

"Gila, Put, rumah kamu tambah serem. Via itu Sepertinya dilihatin kejadian masa lalu, kayaknya," ucap Rena berapi-api. Gadis bertubuh sintal itu memang paling semangat jika aku bercerita tentang keadaan di rumah.
1020.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Palsu

Bukan Pernikahan Palsu

"Tumben banget, sih? Sepanjang yang aku ingat, kamu kayak nggak pernah takut sama hal-hal semacam hantu?" "Ah? Oh, hantu yang ini serem banget. Aku kalo ingat suka merinding sendiri." Gara terkekeh kecil, dan Rissa tertawa karenanya. Bersikap konyol seperti ini ternyata bisa menyelamatkannya dari situasi pelik sebab kepekaan Gara yang di atas rata-rata itu. "Kak, aku boleh main ke rumah besar aja?" "Hah?" Mendengar pertanyaan sang istri, Sagara terbelalak. "Astaga, Ris. Kamu ternyata beneran parno? Mimpi doang loh, ini."
8.4150.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

raung Ansel dengan muka yang menyebalkan. “Huh! iya-iya! Gua tahu kok. Tidak usah berlebihan begitu! Dan? Tolong jauhkan mukamu yang MENGERIKAN itu dari pandanganku,” cetus Arav sambil memalingkan kepalanya. “Itu bisa membuat bola mataku copot,” lanjutnya sambil bergumam. “Berpikir normal sedikit kenapa sih!” pungkas Ansel berbicara sendiri sembari berjalan duluan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Dia Pemilik Hatiku

Dia Pemilik Hatiku

Rumah yang menjadi tujuannya ternyata berada di dalam gang kecil yang hanya bisa dilalui oleh satu sepeda motor. Setelah turun dari mobilnya, Rangga berjalan ke dalam gang sesuai dengan panduan Nayra. Sebagian besar rumah sudah tertutup rapat karena penghuninya sudah tertidur. Namun ada beberapa pemuda yang berkumpul di beberapa titik lokasi, mereka terlihat sedang mabuk.
9.310.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai gang rumah
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Maruna
Sumpaaah... ini tuh ceritanya mirip sama pengalamanku sendiri. Ya bedanya aku gak ngalamin perjalanan menembus waktu kayak Almara. Kak Lisandi Noera ditunggu ya update nya, semoga gak muter2 kayak beberapa novel yg awalnya ide ceritanya bagus tapi makin ke belakang makin jauh dari gagasan awal. love
Hilda Rahma
belom baca semuanya sih, tapi ya ampoonnn mau banget jadi istri Rangga, sumpah almara lu sadar laaaah move on move on huhu, Rangga buat gue aja kalo almara gamau hahaha, semangat author, ditunggu kelanjutan ceritanya ...️...️...️...️
Baca Semua Ulasan
MERTUAKU RACUN RUMAH TANGGAKU

MERTUAKU RACUN RUMAH TANGGAKU

tanyaku taksabar. “Begitu aku sampai rumah, gak ada siapa-siapa. Untungnya pintu gak dikunci. Aku cari ke semua kamar, mama gak ada. Terus aku cari sekali lagi di kamarnya, ternyata mama jatuh di kamar mandi, Kak," jelas Rani panjang. "Astagfirullah," ucapku istigfar. "Terus, gimana keadaan mama sekarang, Ran?"
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Tiga Ranjang Suamiku

Tiga Ranjang Suamiku

Itu adalah mobil Melisa? "Apa-apaan ini Mas? Kau benar-benar sudah gila. Aku akan menghubungi polisi dan tentu saja mengusir kalian dari sini. Ini adalah rumahku. Aku yang berhak atas rumah ini dan bukan kalian!" teriakku sambil menunjuk ke arah suamiku yang sangat kebingungan. Dia memegang kepalanya, kemudian berjalan mengikutiku, lalu menarik lenganku. Membuat langkahku terhenti. "Mas, tidak ada yang bisa kau jelaskan karena aku tidak mau mereka tinggal satu rumah. Ini adalah keputusanku!" lanjutku dengan tegas.
9.726.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai gang rumah
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
arkanaalman0
ceritanya semakin bagus. kasihan lihat yang komen kasar pakai kata tolol ataupun kata mesum atau apalah mengumpat para tokoh. bijak dalam berkomentar. cerita itu tidak harus sesuai keinginan kalian. ikuti saja dengan baik. selalu semangat buat author.
nathasha1amelia2
saya mengikuti cerita ini selalu tidak bisa menebak kelanjutannya. Gemes juga. Pengacara gak harus bisa jadi Intel yang komen kasar. Dia ini kan saking cintanya Ama suami jadi dia selalu berpikiran positif. salut dengan tokoh ini. semoga sebagain inspirasi
Baca Semua Ulasan
Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua

Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua

Seketika hati Robi berdesir, kala ia merasa tak dapat membahagiakan istri dan ibunya. "Eh udah ayo nunggu apa lagi, ibu laper nih," tambah Fatimah yang memutuskan lamunan Roni. Dengan cepat kini Roni dan Zahra pun mengikuti Fatimah terduduk dilantai, lesehan adalah kata kata yang tepat untuk mereka saat ini. dihadapannya telah tersaji sebakul nasi, tumis kangkung, tempe goreng, ikan asin dan sambel. Menu yang menurut Roni benar benar baru.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

"Ada apa ini, Mas? Kenapa kamu nyuruh aku buat ke rumah sakit? Siapa yang sakit, Mas?" Elen mengutarakan pertanyaan tersebut, dengan perasaan yang benar-benar cemas. Ketakutan tengah melanda seorang perempuan yang belum lama statusnya berubah menjadi sang istri. Kala mendapat panggilan telepon dari sang suami. "Ke sini sekarang aja ya, Sayang. Mas butuh kamu, Mas udah ngelakuin kesalahan," sahut Rehan , suaranya bergetar, menandankan jika ada ketakutan yang sangat serius.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status