Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah Risa

Rumah Risa

Pintu terkunci dengan rapat, dan usaha Laras untuk membukanya tidak membuahkan hasil. Saat Laras mencoba untuk mengeksplorasi lebih jauh, dia merasakan ada sesuatu yang mengganggu ketenangan malam. Suara berderak halus terdengar dari dalam rumah, dan cermin besar di ruang utama kembali menarik perhatiannya. Laras merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan cermin tersebut seolah-olah ada sesuatu yang bersembunyi di baliknya.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as gang rumah
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

**** 📍Rumah Rean Di rumah yang terlihat kumuh, dengan dinding penuh bercak noda dan bau pengap bercampur alkohol memenuhi udara, kekacauan sedang berlangsung. Suara teriakan pria parau karena mabuk menggema di ruangan sempit, bercampur dengan suara rintihan kesakitan dari seorang anak kecil.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as gang rumah
Read
+Library
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

“Udah.” Baru setelah itu mesin mobil kembali dinyalakan. Kali ini suasananya lebih ringan. ***** Keesokan paginya, apartemen mereka tidak lagi sunyi. Justru terdengar debat kecil dari dapur. “Kita batalkan aja,” ucap Arsen tenang sambil mengupas apel dan memotongnya menjadi bagian-bagian kecil yang rapi. “Nggak mau!” protes Aira dari kursinya di meja makan, nadanya cepat dan spontan.
10781 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as gang rumah
Read
+Library
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

"Tidur dulu yang cukup. Nanti setelah terang, baru kita pikirkan kamu mau tinggal di mana—ke rumah orang tuamu atau mencari tempat kos sementara." Uma menunduk, menarik napas panjang. "Aku tidak enak, Rum. Keluargamu sedang kisruh karena masalah Genta. Aku tidak mau menambah masalah dengan menumpang di rumahmu dalam keadaan begini." Uma menunjuk luka-luka di wajahnya. "Di rumahku tidak ada siapa-siapa kok. Papaku sudah menyusul Mama ke Tokyo."
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 675 Times as gang rumah
Read
+Library
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Yang keluar adalah suara yang berlapis-lapis, serak, kuno, dan penuh dengan amarah yang mendidih. “Rumahku…!!!” Raungan itu begitu kuat dan mengerikan, membuat kaca-kaca jendela di ruangan itu bergetar. Bima dan Guntur hanya bisa menatap ngeri. “Suara apa itu?!” bisik Guntur. Makhluk itu berbicara lagi, setiap katanya adalah sebuah vonis yang dingin. “Seseorang… telah membakar rumahku… mengusirku dari tempat tinggalku…!!!”
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 592 Times as gang rumah
Read
+Library
Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Wajahnya berkeringat. Aku tersenyum dibuatnya, kemudian mengusap wajahnya. "Maaf. Mama tadi lagi di atas. Nggak dengar suara Zizah. Gimana tadi di sekolah?" Tanyaku. "Seperti biasa, ma. Tapi tadi Rimba berantem sama Dimas. Seru deh, sampe guling-gulingan." Aku mengernyit. "Lho, berantem kok seru? Memang kenapa gara-garanya?"
2.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as gang rumah
Read
+Library
SULTAN DESA

SULTAN DESA

"Kau rubah rencana secara mendadak. Aku terus terang tidak paham." "Kamu tidak ingin tidur di kamar paling mewah di kampung ini?" tanya Gilang santai. "Kesempatan yang mungkin datang hanya sekali untuk seumur hidup." "Aku takut, lebih baik kita pulang ke Jakarta." "Apa yang kamu takuti?" "Kamu membawaku ke rumah dengan perut besar begini, bagaimana aku bisa tenang?" Ada satu yang paling ditakuti Rara dengan kedatangan ke rumah orang tua suaminya. Mereka masuk ke dalam perangkap yang sudah disiapkan oleh orang rumah dan suaminya tidak menyadari hal itu.
1014.0K viewsOngoingAdded to Library 293 Times as gang rumah
Show Reviews (3)
Read
+Library
Enday Hidayat
Hai, viewers. Maaf sekali ada keterlambatan update cerita karena author sedang menjalani pemulihan kesehatan sejak Desember hingga sekarang. Cerita ini direvisi total sehingga ada pergeseran posisi episode. Bagi sahabat yang sudah membaca sampai episode ke 93, bisa langsung lanjut ke episode 102.
NDRA IRAWAN
Secara pribadi saya tidak mengenal Namira, Sultan Desa adalah karya pertamanya yang saya baca. Baru sampai bab dua saja, rasanya ingin belajar membuat cerita seindah, sesimple dan seasik ini untuk dibaca. Luar biasa, andai saya mengenalnya ingin rasanya membuatkan cover untuk cerita ini.
Read All Reviews
Accidentally Married

Accidentally Married

“Ibu bilang, Rasya mau balik ke Malang bentar, nanti pas long weekend.” “Untuk?” “Nyari orang buat renov rumah, terus mau disewain biar nggak jadi rumah hantu,” ujar Rumi dengan mulut yang masih penuh. “Renov, terus ditinggal?” “Ada tetangga yang nukang, jadi dititipin aja sama dia.” Rumi dengan cepat melahap martabaknya, sementara Dandi terlihat mengunyah buahnya dengan teramat santai. “Tapi renovnya nggak banyak, kok, Mas. Cuma teras sama dapur. Itu aja.”
1055.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as gang rumah
Read
+Library
Mertuaku Racun Rumah Tanggaku

Mertuaku Racun Rumah Tanggaku

Celengan berbahan tanah liat itu hancur berantakan di lantai, dan uang di dalamnya juga tercecer. Arumi berjongkok, sembari menghitung uang dari dalam celengannya tadi. Semuanya hanya ada Rp.400.000. Meski jumlahnya tidak seberapa, paling tidak bisa sedikit membantu. Arumi segera kembali ke rumah sakit dan menyerahkan uang yang dimilikinya kepada kasir rumah sakit. Namun kasir itu menolaknya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as gang rumah
Read
+Library
Derita Istri Pertama

Derita Istri Pertama

Akhirnya ia bisa pergi dari hadapan Ibu mertua dan adik iparnya. Sementara itu, di ruang tengah Bu Anita bertanya dari mana saja Rumi dan Galang baru pulang di malam hari seperti ini. Galang berbohong jika ia dan Rumi pergi jalan-jalan sebentar ke pusat kota untuk membeli jajanan. Jarinya menunjuk kantung plastik berisi martabak manis di atas meja. Lengkap dengan donat, molen dan onde-onde.
25.2K viewsCompletedAdded to Library 933 Times as gang rumah
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status