Aku Mundur, Mas!
Aku masih ingin sehat lahir batin, sebelum terkena serangan gangguan jiwa, lebih baik aku segera pergi, untuk keselamatan jiwaku juga keutuhan rumahtangga ku.
"Assalamualaikum." ucapku dan mas Guntur berbarengan, setelah suamiku memarkirkan motornya di teras rumah milik orangtuanya.
Rumah milik ibu mertua ini, tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil.
Dulu, rumah ini hanya terdiri dari tiga kamar tidur, ruang tamu, ruang tengah, dapur, dan juga kamar mandi yang ada di bagian belakang rumah.
Hot Chapters