Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosa Dalam Pelukan Brondong

Dosa Dalam Pelukan Brondong

"That's the most Indonesian thing you'll ever eat. It's sacred. Jangan dihina." Sheana memutar mata, berdiri di dapur mungil mereka sambil memasukkan beberapa bumbu ke dalam rice cooker. "Aku Cuma bilang... itu kayak makan burger pakai nasi. Niat kenyang apa niat mati rasa?" "Life is short, Shea. Better kenyang daripada overthinking."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai gendong ala karung beras
Baca
+Pustaka
SATU JIWA DUA KEHIDUPAN

SATU JIWA DUA KEHIDUPAN

Semua karena mahalnya madu dan rumitnya proses mengekstrak akar ilalang. Untuk beras, gandum dan kentang, mereka masih memiliki stok dirumah hasil panen kemarin. Bibit sayuran, padi, gandum dan jagung, Guang Fang dan Yuhan beli juga. Tepat ketika jam makan siang Guang Fang dan Yuhan sampai dirumah masing-masing, dengan membawa sisa koin emas sebanyak dua puluh tujuh keping. "Banyak sekali, kita kaya...!" ucap bergetar Zilan menggenggam kantung koin emas yang diberikan sang suami.
632 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai gendong ala karung beras
Baca
+Pustaka
Legenda Kaisar Api

Legenda Kaisar Api

He Long muncul di sisi mereka dan menotok tengkuk keduanya. Plak... Plak... Kedua penjaga pingsan tanpa sempat mengeluarkan suara. He Long mengambil kunci gudang dan membuka pintu kayu besar itu. Kreeek... Pintu terbuka dan matanya menatap ke dalam. Karung-karung gandum tersusun rapi hingga memenuhi gudang. Selain gandum, ada beras, jagung, garam, kacang-kacangan dan tepung dalam jumlah luar biasa.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai gendong ala karung beras
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Bedanya, ini dipotong kotak persegi dan disela-sela ada yang terdapat kismis, wijen, bahkan ada yang seprti biji kedelai. “Ini berasal dari beras ketan. Namanya Gangjeong. Enak. Cobain, Sayang,” ucap Tante Elysia. “Enak, Tante.” “Nah, kalau yang satunya itu namanya yeot. Gula-gula tradisional sono. Isinya ada kacang-kacangan gitu. Nanti bawa untuk Mama kamu, ya? Dia kan pinter masak.” “Iya, Tante. Terima kasih,” sahutku sambil mengangguk.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.8K kali sebagai gendong ala karung beras
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

“Haha ..., kau terlalu berlebihan, Alisa.” “Tidak kok, Tuan Schultz. Aku serius. Di Clonovia aku belum pernah menikmati roti seenak di sini. Pasti bahan-bahannya sangat istimewa.” “Yah, kalau disebut istimewa ya bisa dibilang begitu. Aku membuat roti ini dari gandum yang ditanam langsung di Karelia.” “Eh, apa? Karelia?” Alisa terkejut begitu mendengar hal tersebut.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai gendong ala karung beras
Baca
+Pustaka
Jerat Pesona Pengacara Tampan

Jerat Pesona Pengacara Tampan

tanya Samuel menatap sang istri. “Ck! Lontong itu dari beras. Nasi uduk itu dari beras menggunakan santan. Lalu lupis terbuat dari beras ketan putih. Itu enak sekali, Sayang. Aku sudah lama tidak makan makanan tradisional di Indonesia,” jawab Selena yang kembali merengek.
1042.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 932 kali sebagai gendong ala karung beras
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

"Iyo jadi Ndok, Bude sudah pesen kolang kaling. Si ratmi bilang kolang-kaling baru dateng. Katanya mau buat stok jualan juga. Kalau puasa kan banyak yang cari kolang-kaling buat bikin manisan. Tadinya sekilo dikasih harga dua puluh ribu, tapi buat Kita dikorting jadi lima belas ribu. Bude bilang buat katering, pasti sering beli. Yo dikasih. Nanti dibawa sama si Ratmi sekalian dia kesini buat bantu-bantu." "Bude, tadi Bang Bentar juga bilang, seras yang Bude pesen mau dianter sekalian apa gimana?" "Loh iyo toh, gini saja, Dianter buat seminggu-seminggu. Biar enak berasnya baru terus. Si Bentarkan belanja beras dikirimnya seminggu sekali, jadi pesenan Kita biar selalu dapat beras baru." "Yowes
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai gendong ala karung beras
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

kuli beras itu mulai berani menggunakan bahasa Korea. “Aku sama denganmu,” bisik Okita, “warga Joseon,” “Haaaaah?” bukannya senang karena menemukan saudara sebangsa, kuli pengangkut beras itu malah menelan ludah dan membelalakkan mata. “Hmm….Ja…., hmm….., ja…..ngan mendekaaat,” dia malah buru-buru menarik karung berasnya dan mencoba menanggulkannya lagi-lagi. Untung saja kualitas karung goninya baik. Meski sudah terjatuh, tak ada secuil pun dari karung ini yang robek. Toko tempatnya bekerja memang sangat luar biasa.
107.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai gendong ala karung beras
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

"Apa yang perlu dilihat? Apa bagusnya membawa kembali barang yang memang sudah ada. Sudahlah, jangan khawatir, aku sendiri yang akan menemui Raja Doli dan memberinya pelajaran." Jret! Tanpa banyak bicara, Garau menusuk salah satu karung di atas gerobaknya dengan belati. Seketika, buliran biji-bijian gandum yang bersih, kuning keemasan, dan tampak begitu berkualitas meluncur keluar. Tahan Sagala tertegun. Matanya membelalak. "Hah... Dia benar-benar menukarnya?"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai gendong ala karung beras
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

kata Pangeran Baskara, Alan pun langsung menjalankan kereta kuda mereka. Penduduk satu kota Gunungkidul heboh karena dikejutkan dengan 2 karung beras, satu karung tepung, satu karung biji-bijian, sekilo daging, seikat ikan kering, sayuran, 4 pasang mantel bulu, 4 selimut tebal dan briket dirumah mereka. Jika memiliki anak kecil, maka akan ada lebihan briket untuk mereka menghangatkan badan. Tentunya, masing-masing rumah juga mendapatkan satu batang emas. "Pasti ada orang baik yang memberikan ini semua!" kata salah satu warga.
9.977.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai gendong ala karung beras
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
hajehaje
beberapa tahun lalu pernah kepikiran… coba ada cerita orang yng kemasa lalu, trus dia manfaatin ilmu2 dimasa dimasa depannya saat hidup di masa lalu. ehh kejawab di novel ini wkwk. thank you, karyanya sangat menarik
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status